DUNIAHEADLINES

Andika Ibrahim Nasution Apresiasi DPR RI dan Kementerian Haji Atas Kebijakan Reimbursement Tiket Transportasi Tenaga Pendukung PPIH

×

Andika Ibrahim Nasution Apresiasi DPR RI dan Kementerian Haji Atas Kebijakan Reimbursement Tiket Transportasi Tenaga Pendukung PPIH

Sebarkan artikel ini

INDONESIAUPDATE.ID – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., M.A.P.,  serta kepada Kyai Imam Jazuli melalui Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia atas terealisasikannya kebijakan reimbursement tiket transportasi bagi para Tenaga Pendukung Penyelenggara Ibadah Haji (TP PPIH) dari kalangan mahasiswa Indonesia di Timur Tengah.

PPI Dunia juga menyambut baik telah dicairkannya dana reimbursement biaya transportasi perjalanan pulang dan pergi dari negara studi masing-masing ke Arab Saudi pada 28 Juli 2026, sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa yang turut menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji.

Lebih dari itu, kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah penyelenggaraan haji oleh Kementerian Haji dan Umrah. Untuk pertama kalinya, biaya transportasi pulang-pergi Tenaga Pendukung atau Tenaga Musiman Haji dari kalangan mahasiswa Indonesia di Timur Tengah memperoleh skema reimbursement dari pemerintah. Pada tahun-tahun sebelumnya, biaya tersebut ditanggung secara mandiri oleh para mahasiswa.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang dilaksanakan oleh PPI Dunia bersama Wakil Ketua DPR RI pada 21 April lalu. Dalam Audiensi tersebut Koordinator PPI Dunia, Andika Ibrahim Nasution bersama dengan jajarannya menyampaikan berbagai isu penting terkait kesejahteraan para pelajar dan mahasiswa Indonesia di berbagai belahan dunia. Salah satu permasalahan yang disorot saat itu adalah permasalahan pembiayaan tiket transportasi Tenaga Pendukung PPIH dari kalangan mahasiswa yang masih harus ditanggung secara pribadi.

Melalui kebijakan yang telah ditetapkan, sebanyak 133 mahasiswa Indonesia di 9 negara kawasan Timur Tengah yang menjadi Tenaga Pendukung PPIH 2026 telah mendapatkan perhatian yang seharusnya telah mereka dapatkan sejak bertahun-tahun lalu.

Biaya transportasi pulang-pergi dari negara tempat studi masing-masing menuju Arab Saudi kini memperoleh skema reimbursement. Kebijakan ini menjadi langkah nyata dalam memberikan dukungan operasional kepada para mahasiswa yang selama ini berkontribusi langsung dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.

Mahasiswa Indonesia di kawasan Timur Tengah telah memberikan kontribusi nyata dan sepak terjang yang baik selama masa tugas mereka menjadi TP PPIH.

Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah merupakan sumber daya yang potensial dan efektif dalam mendukung dan melancarkan pelayanan ibadah haji bagi para jamaah haji Indonesia. Dengan keunggulan yang mereka miliki, mulai dari kemampuan berbahasa Arab, pemahaman budaya serta kondisi medan setempat, menjadikan mereka sumber daya penting yang dibutuhkan untuk menyempurnakan berbagai sektor pelayanan ibadah haji di tanah suci Arab Saudi.

Koordinator PPI Dunia, Andika Ibrahim Nasution,  menyampaikan bahwa terealisasinya kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata hadirnya negara dalam mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa Indonesia di luar negeri.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., M.A.P., Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A. selaku Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, K.H. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim selaku Menteri Haji dan Umrah, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E. selaku Wakil Menteri Haji dan Umrah, dan Kyai Imam Jazuli, serta M. Ilham Effendy selaku Kepala Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, atas perhatian dan komitmennya terhadap kesejahteraan mahasiswa Indonesia di Timur Tengah yang mengemban amanah sebagai Tenaga Pendukung PPIH. Kebijakan reimbursement ini menjadi bukti bahwa aspirasi mahasiswa didengar dan diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang memberikan manfaat nyata,” ujar Andika.

Kebijakan reimbursement ini tentunya menjadi angin segar bagi Tenaga pendukung PPIH dari kalangan mahasiswa di Timur tengah. Dengan sebagian beban finansial yang terangkat, para TP PPIH dari kalangan mahasiswa Timur Tengah diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan amanah dan tugasnya, tanpa terbebani oleh persoalan biaya keberangkatan dan kepulangan yang sebelumnya harus ditanggung secara mandiri.

PPI Dunia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mengawal aspirasi ini hingga dapat diwujudkan menjadi kebijakan yang berpihak kepada mahasiswa. Secara khusus kepada PPIDK Timtengka dan Direktorat Hubungan Antar Lembaga PPI Negara dan Kemitraan yang telah banyak berjasa dalam hal ini. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan organisasi mahasiswa Indonesia dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pelajar Indonesia di luar negeri.

Ke depan, PPI Dunia berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan mahasiswa Indonesia di mancanegara serta mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji Indonesia melalui penguatan peran mahasiswa sebagai mitra strategis bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *