KOLOM

Emansipasi Melawan Pandemi Global

1639
×

Emansipasi Melawan Pandemi Global

Sebarkan artikel ini
Komisioner KPU Jabar, Titik Nurhayati

Oleh: Titik Nurhayati*

Pada 11 Maret 2020, WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi. Dalam kurun waktu kurang lebih empat bulan seluruh ummat di dunia tengah didera wabah virus yang mengancam kesehatan manusia.

Virus Corona atau Coronavirus Diseases yang ditemukan akhir tahun 2019, telah menyebar di hampir seluruh belahan dunia dengan cepat. Dampak sosial terjadi dimana-mana dengan cepat, seperti lalu lintas yang semula sibuk, tiba-tiba hening. Tempat wisata yang semula penuh sesak manusia, mendadak sepi wisatawan dan lain sebagainya.

Virus Corona telah menyebar dengan cepat di 213 Negara. Data yang dipublikasikan www.covid19.go.id tanggal 19 April 2020, wabah Corona terhadap masyarakat dunia yang terkonfirmasi terdampak sebesar 2.245.872 jiwa, dengan angka kematian 152.707 jiwa.

Akibat fenomena cepatnya penyebaran virus, 20 Negara telah melakukan lockdown (isolasi). China telah mendahului melakukan lockdown sejak 23 Januari 2020. Selama masa lockdown, masyarakat wajib mengisolasi diri di rumah. Aktivitas sekolah, perkantoran, dunia usaha, dan fasilitas publik ditutup sementara. Pemerintah memberlakukan beragam sanksi bagi yang melanggar aturan lockdown.

Virus ini seketika telah menjadi ancaman serius bagi 7,7 Milyar penduduk dunia (sebagaimana jumlah data demografi dunia di www.worldometers.info). Akibat virus ini, aktivitas ekonomi pada sebagian besar negara terhenti.

Kepala Dana Moneter Internasional (International Moneter Fund), Kristalina Georgieva di BBC News tanggal 9 April 2020 mengatakan krisis ekonomi terbesar di dunia yang paling mengkhawatirkan adalah The Great Depression yang terjadi di tahun 1930. Krisis ini disebut-sebut menjadi krisis terpanjang, bahkan mengakibatkan depresi yang melibatkan banyak negara di abad 20. Pandemi Corona ini dikhawatirkan bakal melewati waktu yang lama.

Georgieva memperkirakan bahwa 2021 hanya akan terjadi pemulihan parsial. Upaya isolasi yang diberlakukan oleh pemerintah telah memaksa banyak perusahaan untuk menutup dan memberhentikan staf (PHK). Sebuah studi PBB mengatakan 81% dari tenaga kerja dunia atau 3,3 miliar orang yang sebelumnya telah memiliki pekerjaan, sebagian ditutup karena wabah.

Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperkirakan akan ada 25 juta orang di seluruh dunia yang kehilangan pekerjaan atau setara dengan 3,4 trilyun USD. Para kepala Negara dan Kepala Pemerintahan diminta untuk melakukan upaya maksimal dalam mengembalikan kehidupan sosial dan ekonomi rakyatnya bertahun-tahun ke depan.

Untuk tahun dimana Covid sedang berjalan, setiap Negara diminta untuk melindungi jutaan pekerja kesehatan—yang sebagiannya adalah perempuan. Bisa dibilang, jika terjadi krisis ekonomi maka perempuan akan paling merasakan dampaknya. Namun ini bukan berarti mengesampingkan dampak ekonomi pada laki-laki.

Pernyataan ILO tersebut menjadi kritik yang serius dalam mendorong upaya perlindungan pekerja. Bahkan sebelum pandemi COVID-19 terjadi, di awal tahun 2020 tercatat 190 juta orang di dunia tidak memiliki pekerjaan.

Ada empat sektor yang paling terkena dampak pandemi dan merupakan bagian dari 37.5% lapangan pekerjaan secara global. Sektor pertama adalah makanan dan akomodasi yaitu 144 juta pekerja, eceran dan grosir 482 juta, pelayanan dan administrasi 157 juta, serta manufaktur yaitu 463 juta.

Berita Terkait  Yusril: Dewas KPK Terlambat Tangani Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Sektor informal selalu paling merasakan dampaknya, baik dari krisis ekonomi maupun pandemi. Ditambah lagi jumlah mereka yang besar yaitu sebanyak 2 milyar orang. Ini setara dengan 61% jumlah pekerja di seluruh dunia. Belum lagi bila pemerintah dari negara yang terdampak tersebut tidak berhasil melindungi mereka dari kemiskinan.

Perempuan Pekerja Sektor Informal

Data Bappenas RI tahun 2018, menunjukkan terdapat tiga sektor utama dalam bidang tenaga kerja di Indonesia, yaitu terbesar pada sektor jasa sebesar 56,59%, kemudian menyusul sektor pertanian 28,79% dan manufaktur 14,62%.

Hasil analisa Bank Dunia menyatakan relatif sedikit perempuan di Indonesia yang bekerja di sektor formal. Hanya sekitar separuh dari perempuan Indonesia pada usia kerja yang bekerja dalam pekerjaan formal. Angka ini sebenarnya sedikit lebih tinggi dari tingkat (rata-rata) partisipasi angkatan kerja perempuan dunia sebesar 49 persen pada tahun 2017 (data dari Bank Dunia). Namun, dibandingkan dengan pria Indonesia, tingkat partisipasi tenaga kerja perempuan rendah. Sekitar 83 persen pria Indonesia (di usia kerja) bekerja di sektor formal.

Faktor yang menyebabkan diantaranya (1) Tradisi/budaya; wanita Indonesia lebih cenderung (daripada pria) untuk mengurus rumah tangga, terutama setelah melahirkan anak, (2) Ke(tidak)setaraan gender; perempuan Indonesia cenderung bekerja di sektor informal (dua kali lebih banyak daripada laki-laki).

Ada banyak contoh pekerja perempuan informal di pabrik (misalnya pabrik garmen) atau yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau yang buka usaha informal di rumah (misalnya menjual masakan dimasak sendiri). Sebagian besar pekerja perempuan informal ini adalah pekerja yang tidak dibayar.

Dan mereka yang menerima penghasilan biasanya mendapatkan bayaran kurang dari pria untuk pekerjaan yang sama. Sebagaimana disebutkan di atas, bekerja di sektor informal membawa risiko karena pekerja sektor informal biasanya memiliki pendapatan yang rendah dan tidak stabil, apalagi mereka tidak memiliki akses ke perlindungan dan layanan (kesehatan) dasar.

Apabila pandemi berjalan dalam waktu yang lama, akan semakin banyak perempuan yang tidak mempunyai pendapatan. Sementara aturan pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, secara otomatis akan mengakibatkan ketakmampuan ekonomi sektor informal, karena tidak ada pendapatan.

Selain itu, dengan adanya anjuran bekerja dari rumah, bahkan ditutupnya fasilitas publik, menyebabkan para pekerja sektor informal ini terancam tidak bisa lagi memasarkan produk atau menjual jasa.

Di satu sisi lain, kebutuhan hidup, untuk tetap mengkonsumsi bahan makanan dengan cukup, membayar sekolah bagi yang sudah berkeluarga, tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Bisa dibayangkan bila pandemi ini berjalan lebih dari setengah tahun, akan banyak keluarga yang menyentuh batas kemiskinan secara berangsur.

Ancaman Peningkatan Kemiskinan Perempuan 

Meskipun angka pengangguran dinyatakan menurun pada tahun lalu, namun yang justru diwaspadai ini adalah pada masa dan pasca pandemi. Jika pengangguran perempuan berkurang secara drastis bahkan mulai mendekati angka pengangguran laki-laki. Walaupun demikian, masalah persamaan gender, seperti di negara-negara lain, masih menjadi isu penting di Indonesia.

Perkembangan di beberapa sektor utama (seperti pendidikan dan kesehatan), perempuan masih cenderung bekerja di bidang informal (dua kali lebih banyak dari pria), mengerjakan pekerjaan tingkat rendah dan dibayar lebih rendah daripada pria yang melakukan pekerjaan yang sama.

Berita Terkait  Memilih Figur Tepat Penjabat Gubernur DKI Jakarta

Di sisi lain, banyak kemajuan telah dicapai di beberapa bidang (terutama pendidikan dan kesehatan), perempuan masih lebih mungkin bekerja di sektor informal, dalam pekerjaan yang bayarannya rendah, dan dibayar lebih rendah daripada laki-laki untuk pekerjaan serupa.

Sebenarnya, Bank Dunia mendeteksi penurunan cepat pengangguran perempuan di Indonesia pada akhir tahun 2000an di tengah boom komoditas (mungkin karena penurunan ini berasal dari low base). Bahkan, pengangguran perempuan turun jauh lebih cepat daripada tingkat pengangguran laki-laki Indonesia pada waktu itu. Sayangnya, Bank Dunia berhenti merilis tingkat pengangguran perempuan Indonesia setelah tahun 2010.

Jumlah kemiskinan Indonesia per-tahun 2018 adalah 4,30%, dengan tingkat terendah kemiskinan di ASEAN adalah di Thailand. Meskipun Indonesia sekarang merupakan negara berpenghasilan menengah, jumlah penduduknya yang hidup dengan penghasilan kurang dari 2 dollar AS per hari, sama besar dengan jumlah penduduk miskin di negara-negara berpenghasilan terendah di wilayah Asia Timur.

Sangat rentannya kelompok penduduk hampir-miskin ini lagi-lagi dibuktikan dengan meningkatnya angka kemiskinan yang dipicu oleh kenaikan harga bahan pokok.

Kemiskinan telah dikatakan mulai menurun sejak 2012 dan relative terus menurun sampai tahun 2019. Angka pengangguran terakhir pada 2018 sekitar 7 juta (berdasarkan data BPS). Kewaspadaan ILO, searah dengan perhatian pemerintah Indonesia. Diperlukan strategi untuk mempertahankan ekonomi agar tak terlalu terpuruk di masa pandemik dan merencanakan upaya pemulihan pasca Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan kepada kompas.com tanggal 14 April 2020 bahwa dalam situasi yang sangat berat, akan terjadi peningkatan jumlah angka kemiskinan hingga 3,78 juta orang.

Bila ada pemulihan yang terencana, kita berharap angka perkiraan kemiskinan tak seburuk yang diprediksi. Terutama tak berimplikasi pada perempuan, agar tak memperburuk angka kemiskinan keluarga di Indonesia.

Emansipasi Politik Global

Covid-19 yang ditetapkan menjadi pandemi, menjadi persoalan kompleks dalam skala global. Menghadapi situasi yang sulit, dimana pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang tepat, tidak jarang gesekan politik selalu terjadi.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Awal April 2020 lalu telah menyampaikan keterangan persnya, bahwa pemerintah Amerika Serikat menyetop sementara waktu bantuannya kepada WHO, dalam kurun waktu antara 60-90 hari atau dapat ditinjau kembali.

Alasan tersebut disampaikan karena pemerintah Amerika ingin lebih mengutamakan kepentingan kesehatan masyarakat Amerika, walaupun ada pernyataan lain, yang memperdebatkan peran WHO selama ini.

Dalam kepentingan global, kondisi ini tentu menjadi keserasahan para pemimpin dunia. Mengapa kebijakan Presiden Amerika tersebut banyak menuai tanggapan? Selama ini United State tercatat sebagai funding terbesar. Dalam publikasi www.npr.org tanggal 15 April lalu, pada tahun 2018-2019, tercatat United State telah menyumbang sebesar $893M, disusul kemudian di posisi kedua Bill and Melinda Gates Foundation $531M dan ketiga United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland sebesar $392M.

Berita Terkait  Pemerintah Perkuat Penanganan Covid-19

Di tengah menghadapi pandemi ini, dana WHO digunakan untuk sosialisasi mengenai Polio, pengembangan vaksin, peningkatan layanan kesehatan dan nutrisi, termasuk untuk penanganan wabah virus Corona. Pernyataan Sekretaris Jendral PBB, Antonio Gutteres kepada New York Times, bahwa

“PBB tidak mempunyai kewenangan langsung atas negara-negara anggota. Sebaliknya, ini dimaksudkan agar para pemimpin internasional dalam kesehatan masyarakat dengan mengingatkan dunia akan ancaman dan meningkatkan akses perawatan.” WHO kemudian membuat rekomendasi agar antarnegara untuk membantu para ilmuwan mengatasi wabah.

Delapan Menteri Luar Negeri Perempuan dunia pada 16 April 2020 lalu, melakukan rapat virtual yang bernama Women Foreign Ministers Meeting 2020, yang membahas dampak pandemi terhadap perempuan. Menlu perempuan yang berpartisipasi dalam pertemuan virtual tersebut adalah Marise Payne dari Australia, Alexandra Hill Tinoco dari El Salvador, Kamina Johnson-Smith dari Jamaika, Raychelle Omamo dari Kenya, Claudia Blum dari Kolombia, Kang Kyung-wha dari Korea Selatan, Maria Arancha Gonzalez Laya dari Spanyol, Ann Linde dari Swedia dan Retno Lestari Priansari Marsudi dari Indonesia.

Pada kesempatan pertemuan Menlu delapan negara, ada beberapa catatan penting. Pertama, perhatian lebih pada perempuan yang beresiko lebih rentan terpapar dampak negatif pandemi, tetapi perempuan harus terus tampil di depan menjadi bagian dari solusi serta ujung tombak ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat di tengah pandemi.

Terdapat sekitar 70 persen tenaga medis global adalah perempuan, sekitar 60 persen UMKM di Indonesia yang memproduksi masker, baju pelindung, dan hand sanitizer juga diperankan oleh perempuan. Perempuan telah menciptakan lapangan kerja dan secara bersamaan menjamin ketersediaan alat kesehatan yang sangat penting bagi tenaga medis.

Peran strategis perempuan menjadi semakin signifikan di tengah berbagai kebijakan untuk work from home atau stay at home. Para perempuan tersebut mulai dari mendidik komunitas untuk mengambil langkah preventif untuk menekan penyebaran virus.

Yang menjadi penting sebagai kebijakan global adalah bagi dunia internasional untuk saling mendukung dan memberdayakan perempuan menjadi bagian solusi melawan pandemi.

Jika para Menteri Luar Negeri delapan negara telah memulai melakukan kesepakatan multilateral, saatnya ditindaklanjuti di tingkat nasional dan lokal.

Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah di berbagai negara diminta untuk memperhatikan kebutuhan dan peran perempuan dalam berbagai intervensi dan kebijakan di tengah pandemi, kita berharap spirit ini juga menjadi semangat bagi Kepala Daerah, para pengambil kebijakan serta pelaksana teknis pemerintah, untuk melawan Covid-19 dengan gerakan lokal yang lebih nyata.

Setiap proses suksesi dalam sejarah politik kita pasca 1998, telah mendorong partisipasi politik perempuan, namun sesungguhnya tak ada kesetaraan tanpa keterlibatan laki-laki. Emansipasi hari ini adalah kerja nyata melawan pandemik global. Kita berharap sensitifitas kebijakan perempuan bisa menjadi pilar penguat dalam menyelesaikan masalah pandemi global.

*Penulis adalah Koordinator Bidang Perencanaan, Monitoring, Evaluasi dan pelaporan, Komnas Perempuan 2010-2013. Saat ini menjabat sebagai Anggota KPU Provinsi Jawa Barat 2018-2023)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
Optimalisasi Analisis Sinkronisasi Spin di Lingkungan Online yang Responsif
Menyusun Pendekatan Bermain yang Seimbang untuk Hasil Lebih Konsisten
Pendekatan Modern Membaca Pola Bermain Secara Bertahap untuk Analisis Strategi yang Lebih Akurat
Memahami Dinamika RTP untuk Menjaga Konsistensi dan Kontrol Risiko
Strategi Modern Mengamati RTP untuk Jaga Ritme Permainan dan Tingkatkan Peluang Menang
Memahami RTP dalam Permainan Harian dengan Pendekatan Terarah yang Lebih Rasional
Kunci Awal Yang Sering Terlewat: Memahami Pola Terkini Secara Tepat
Pendekatan Menyeluruh Manajemen Risiko Berbasis Data Statistik Real-Time
Manajemen Modal Adaptif Berdasarkan Observasi Pola RTP Berkembang
Eksplorasi Empiris Hubungan RTP Dengan Prospek Keuntungan Bertahap
Pendekatan Terarah Dalam Memahami Pola Data Untuk Rotasi Efisien
Studi Terpadu RTP: Kombinasi Analisis Kuantitatif dan Evaluasi Berkala
Cara Praktis Mengelola Pergerakan RTP Melalui Analisis Data Dan Disiplin Finansial
Pendekatan Terpadu: Model Analitik RTP Untuk Perencanaan Sesi Yang Akurat
Mengubah Ketidakpastian Jadi Keuntungan: Pendekatan Probabilitas untuk Puzzle Kombinasi Digital
Mengapa Pola Dingin Bisa Berubah Jadi Panas: Rahasia Statistik di Balik Permainan Simbol Asia
Membaca Probabilitas Tersembunyi: Strategi Cerdas untuk Game Tradisional yang Dimodernisasi
Psikologi Adaptasi: Latih Otak Agar Tak Terjebak Emosi Saat Peluang Berfluktuasi
Evolusi dari Meja Mahjong ke Algoritma: Menuju Pengalaman Bermain yang Lebih Transparan & Adil
Hitung Ekspektasi Jangka Panjang: Cara Bertahan dan Menang di Sesi Permainan yang Panjang
Mengelola Volatilitas Mental: Teknik Psikologis Saat Hasil Acak Menguji Kesabaran
Big Data Mengungkap Rahasia: Apa yang Bisa Dipelajari dari Ribuan Kombinasi Simbol
Strategi Real-Time 2026: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Perubahan Probabilitas Langsung
Fairness di Era Digital: Mengapa Pemahaman Probabilitas Menjadi Standar Baru Hiburan Online
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan