HEADLINESNASIONAL

Wujudkan Pembiayaan Kesehatan Berkelanjutan, Integrasi Layanan Primer Diperkuat

697
×

Wujudkan Pembiayaan Kesehatan Berkelanjutan, Integrasi Layanan Primer Diperkuat

Sebarkan artikel ini

INDONESIAUPDATE.ID – Komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan dasar yang merata dan memadai terus berlanjut. Kolaborasi dan integrasi antarsektor kesehatan terus diperkuat dengan harapan dapat mendekatkan sekaligus memperluas layanan kesehatan di seluruh pelosok negeri baik wilayah perkotaan, pedesaan, desa terpencil, dan desa sangat terpencil.

Semua itu diwujudkan dengan memperkenalkan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang telah diujicobakan selama 90 hari di 9 provinsi pilihan. Program ini selanjutnya diluncurkan kemarin yang dilanjutkan dengan sosialisasi kepada masyarakat luas melalui webinar Launching Nasional Transformasi Layanan Primer yang berlangsung daring di kanal YouTube Kementerian Kesehatan.

Kepala Badan Kebijakan Perencanaan Kebijakan, Syarifa Liza Munira mengatakan layanan kesehatan primer merupakan kontak pertama masyarakat dengan pelayanan kesehatan. Di Indonesia sendiri, kebanyakan pelayanan kesehatan dilakukan di Puskesmas dan jejaringnya seperti posyandu dan posbindu dengan pendekatan berbasis komunitas dan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, Puskesmas menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan keapda masyarakat.

Guna mencapai layanan kesehatan terintegrasi, dibutuhkan perhatian khusus dan investasi besar mulai dari infrastruktur, sarana prasarana hingga pemberian layanan kesehatan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Untuk itu, pengelolaan berbagai sumber pembiayaan baik pemerintah pusat, daerah, swasta dan masyarakat perlu diakselerasi dengan melakukan transformasi sistem kesehatan pilar keempat yaitu transformasi pembiayaan kesehatan guna menggenjot belanja kesehatan di Indonesia.

Data Nasional Health Account (NHA) tahun 2021, menunjukkan belanja kesehatan primer sebesar 252,4 triliun rupiah atau sekitar 37,2% dari total belanja kesehatan, dimana layanan kesehatan primer per kapita sebesar Rp 912 ribu, meningkat sekitar Rp 154 ribu dibanding tahun sebelumnya

Peningkatan juga terlihat dari presentase layanan kesehatan primer terhadap PDB, dimana di tahun 2021 layanan kesehatan primer terhadap PDB di Indonesia sekitar 1,49%, meningkat sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, menurutnya belanja kesehatan Indonesia masih rendah dibanding negara lainnya.

Berita Terkait  Perkuat Layanan Kardiologi Nasional, RS KEI Hadir di Surakarta

”Walaupun belanja layanan kesehatan primer terhadap PDB terus meningkat, dibandingkan negara lain belanja layanan kesehatan primer Indonesia masih rendah. Rata-rata besaran pengeluaran layanan primer terhadap PDB pada negara berpendapatan rendah sebesar 3,9% dan pada negara berpendapatan menengah ke bawah sebesar 2,6%,” ungkapnya.

Senada, Pungkas Bahjuri Ali, Direktur Kesehatan Gizi dan Masyarakat, Bappenas mengatakan, meski pengeluaran kesehatan Indonesia relatif lebih rendah dibanding negara lain, namun pembiayaan publik untuk kesehatan justru terus tumbuh, bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan PDB Indonesia.

”Mengapa pertumbuhan pembiayaan kesehatan lebih tinggi tapi pengeluaran lebih rendah? Itu karena pembiayaan kesehatan kita masih sangat bergantung terhadap APBN. Selama APBN tidak tumbuh maka pengeluaran juga tidak akan tumbuh,” terangnya.

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan pembiayaan kesehatan ke depan. Sebab, pembiayaan kesehatan Indonesia di masa depan diperkirakan akan membengkak, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar serta peningkatan penduduk usia lanjut.

”Salah satu alternatifnya adalah penggalian sumber-sumber pembiayaan baru baik melalui APBN dengan ukurannya yang diperbesar atau mekanismenya yang diubah, maupun partisipasi dari swasta dan masyarakat,” ujarnya.

Strategi lain yang perlu dilakukan untuk mewujudkan pembiayaan kesehatan jangka menengah dan panjang adalah dengan menjaga pembiayaan yang sustainable dengan meningkatkan pembiayaan publik, meningkatkan pembiayaan non-publik, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembiayaan publik.

Prastuti Suwondo, Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat mengatakan di tahun 2022 belanja kesehatan mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 302,6 triliun. Anggaran tersebut dibagi dalam 3 skema yakni skema publik, skema asuransi kesehatan dan skema Pemda.

Pertama, untuk anggaran belanja kesehatan skema publik tanpa COVID-19 dialokasikan sebesar Rp 21,2 triliun. Anggaran tersebar yakni sekitar 39 % digunakan untuk upaya preventif seperti surveilans, pemantauan status kesehatan, Imunisasi, deteksi dini, KIE maupun preventif lainnya. Hal ini sejalan dengan upaya Kemenkes untuk memperkuat upaya promotif preventif melalui transformasi layanan primer.

Berita Terkait  Presiden Terima Kunjungan Delegasi US-ABC

”Jadi memang di pull oleh APBN untuk preventif baik itu ditingkat pusat maupun daerah,” terangnya.

Kemudian untuk belanja kesehatan skema asuransi kesehatan sosial didominasi oleh JKN dengan jumlah anggaran mencapai Rp 121,4 triliun atau 40,1%. Dari dana tersebut, sekitar 82,2 % atau 98,5 triliun, masih digunakan untuk pelayanan kesehatan sekunder atau kuratif, sementara untuk pelayanan kesehatan primer hanya berkisar 13,7 %.

”Tujuan dari pembiayaan kesehatan kedepan adalah memperbesar porsi ini (pelayanan kesehatan primer),” kata Prastuti.

Selanjutnya, belanja kesehatan skema pemda untuk pemerintah daerah dialokasikan sebesar Rp 141,9 triliun yang mana sebagian besar bersumber dari APBN. Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan kuratif dan promotif preventif.

”Sebagian besar sudah digunakan untuk promotif preventif, namun jumlahnya tidak besar. Melalui transformasi pembiayaan kesehatan kita akan perbesar. Kita harus benar-benar menggunakan anggaran besar ini untuk peningkatan kualitas kesehatan,” tuturnya.

Dalam skema pemda, lanjutnya, sebesar Rp 8 triliun dialokasikan untuk Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas. Penyalurannya dilakukan secara bertahap, melalui transfer langsung ke rekening Puskesmas. Dana tersebut diarahkan untuk dana UKM, insentif UKM, managemen, PMT lokal, dan kalibrasi.

Hingga kini, sudah 4.945 Puskesmas dengan penyerapan diatas 50%. Disisi lain, masih ada 1.657 puskesmas dengan penyerapan 0 %, sehingga dikhawatirkan dapat menganggu pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat sekitar.

”Kami mendorong Pemda untuk melakukan produksi belanja kesehatan di daerah pada upaya promotif preventif, sehingga dapat diperoleh potret belanja kesehatan yang dapat digunakan untuk perencanaan dan penganggaran,” harapnya.

Liendha Andajani, Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran mengatakan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan anggaran yang cukup dari berbagai sumber.

Berita Terkait  Persib Pastikan Semua Pemain Sudah Vaksinasi Covid-19

Dana tersebut diantaranya dari APBN maupun sumber lainnya seperti rupiah murni, PNPB, pinjaman, hibah luar negeri maupun transfer baik Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun melalui alokasi dana dari penerimaan pajak yang disisihkan untuk pembiayaan Program tertentu atau earmarking dari dana bagi hasil tembakau, dana khusus serta earmarking untuk Dana Alokasi Umum (DAU) spesifik gran yang dikhususkan untuk bidang kesehatan.

Liendha mengatakan anggaran kesehatan tersebut saling mendukung dan bersinergi serta dikuatkan untuk meningkatkan koordinasi antara pusat dan lintas sektor.

Anggaran DAK misalnya, digunakan untuk pemenuhan sarana dan prasarana di Puskesmas, Puskesmas pembantu dan penguatan koordinasi antar layanan primer, kemudian untuk pinjaman dan hibah luar negeri dimanfaatkan untuk pemenuhan alat kesehatan di Puskesmas, Pustu maupun Posyandu.

”Seluruh anggaran ini bersifat stimulus, kita harapkan daerah dapat berkontribusi dan berpartisipasi serta menganggarkan melalui APBD atau dana desa untuk pemenuhan dan integrasi layana primer,” kata Liendha.

Di luar peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana kesehatan, lanjutnya, anggaran kesehatan turut diperlukan untuk peningkatan kualitas dan kesejahteraan kader kesehatan.

Hal lainnya, digunakan untuk peningkatan pelayanan kesehatan yang adaptif dengan perkembangan zaman, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk mempermudah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar.

”Investasi besar ini diharapkan dapat mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang lebih baik dan tercapainya Universal Health Coverage (UHC),” sebutnya.

Puskesmas Tanara di Serang, Banten dan Puskesmas Mengwi 1 di Bangli, Bali merupakan Puskesmas yang mendapatkan dana BOK yang bersumber dari APBD. Kedua Puskesmas tersebut, menjadi contoh dalam pengelolaan dana BOK yang efektif dan efisien dengan melakukan inovasi kesehatan berbasis digital serta pemanfaatan teknologi informasi berupa website e-BLUD. Tujuannya untuk mempermudah dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang kian responsif, efektif, efisien serta murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
PG Soft Bertema Chinese New Year 2026 Sentuhan Budaya dalam Teknologi Modern
Scatter Mahjong Spesial Puasa Ramadhan 2026 Hiburan Positif Mengisi Waktu
RTP Live PG Soft Terpercaya Jelang Tarawih 2026 Transparansi yang Dibutuhkan
Game Online Rekomendasi Imlek 2026 Pilihan Terbaik untuk Perayaan Digital
Mahjong Ways 2 dan Filosofi Chinese New Year 2026 Lebih dari Sekadar Hiburan
Scatter Emas Edisi Lebaran 2026 Simbol Keberuntungan di Era Digital
RTP PG Soft Akurat Ramadhan 2026 Panduan untuk Pengalaman Optimal
Pragmatic Play Menyambut Puasa Ramadhan 2026 Konten Berkualitas untuk Relaksasi
Scatter Starlight dan Kemeriahan Imlek 2026 Visualisasi Terbaik Tahun Ini
Mahjong Wins 3 Spesial Tarawih 2026 Hiburan Cerdas di Malam Istimewa
Estetika Visual PG Soft yang Menginspirasi Lekukan Bodi Honda Vario 2026
Sistem RNG PG Soft vs ECU Honda CBR150R 2026 Adu Kecerdasan Algoritma
Membedah Konsep RTP PG Soft pada Efisiensi Bahan Bakar Honda Beat 2026
Integrasi RTP Live PG Soft pada Panel Instrumen Digital Honda PCX 2026
Pragmatic Play Design Sentuhan Futuristik pada Honda Stylo 2026
Dinamika RTP Pragmatic Play dalam Akselerasi Honda CB150R 2026
Kilatan Cahaya Scatter Zeus pada Desain Headlamp Honda ADV 2026
Nuansa Scatter Starlight Varian Warna Langka Honda Scoopy 2026
Kemewahan Scatter Emas pada Detail Velg Honda Supra X 125 2026
Pola Unik Scatter Mahjong pada Striping Honda Revo Fit 2026
Taktik Ritme Spin Adaptif pada Mahjong Ways untuk Optimasi Peluang Harian
Formula Konsistensi dan Kontrol Emosi dalam Menaklukkan Pola Bonus Sugar Rush
Strategi Akumulasi Bertahap dengan Pendekatan Data RTP dan Momentum Permainan
Eksplorasi Pola Scatter Dinamis untuk Stabilitas Profit Jangka Panjang
Teknik Rotasi Modal Cerdas untuk Menjaga Tren Kemenangan Tetap Positif
Pendekatan Analitis Membaca Volatilitas Spin demi Hasil Lebih Presisi
Sinkronisasi Irama Permainan dan Manajemen Risiko pada Sugar Rush
Strategi Slow Play dan Timing Spin untuk Memaksimalkan Peluang Rebound
Pola Adaptif dan Kontrol Rebate dalam Sesi Bermain Mahjong Ways Modern
Blueprint Disiplin Modal dan Evaluasi Tren untuk Performa Stabil Sepanjang Sesi
Mahjong Ways 2 Style Modifikasi Jok Yamaha NMAX 2026 yang Viral
Teknologi Mahjong Wins 3 dan Suspensi Yamaha Aerox 2026 Kenyamanan Tingkat Lanjut
Mahjong Wins 2 Edition Tampilan Sporty Yamaha Lexi 2026
Sensasi Game Online dalam Genggaman Stang Yamaha XMAX 2026
Era Baru Game Konektivitas Layar Yamaha TMAX 2026 dengan Smartphone
Logika Scatter Zeus dalam Aerodinamika Yamaha Grand Filano Hybrid 2026
Komparasi Visual Grafis Pragmatic Play dan Decal Yamaha Fazzio Hybrid 2026
Filosofi RTP Live PG Soft untuk Perawatan Mesin Yamaha Gear 125 2026
Adaptasi Mahjong Ways 2 pada Sistem Pengereman Yamaha FreeGo 2026
Mekanisme RNG PG Soft Rahasia Kestabilan Roda Yamaha Fino 2026
Menganalisis Momentum Mekanik dalam Alur Animasi Ikonik Mahjong Ways 2
Mengungkap Rahasia Struktur RNG Bagaimana Algoritma PG SOFT Tentukan Kemenangan di Detik Terakhir?
Deteksi Lonjakan Tiba-Tiba pada RTP LIVE Analisis Data Kritis PG SOFT
Metode Imersif Bagaimana Game Online Mempengaruhi Fokus Kognitif Pengguna?
Mengapa Strategi Mengikuti RTP LIVE Hijau Sering Meleset? Ini Penjelasannya!
Audit Visual Memahami Perbedaan Kualitas Render Scatter Emas Resolusi Tinggi
Menjadi Ahli Pola Navigasi Strategi Fitur Unggulan pada Mahjong Wins 3
Evolusi Simbol Scatter Mahjong Perjalanan Desain dari Masa ke Masa
Mengintip Kompleksitas Algoritma GG Soft Dedikasi Para Arsitek Kode
Estetika Digital yang Terabaikan Perjalanan Grafis PG Soft yang Tak Terungkap
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan