INDONESIAUPDATE.ID – Ingin wisata seru dengan sensasi basah-basahan? Desa Gubugklakah wajib kamu kunjungi nih. Desa Gubugklakah berada dalam jalur utama menuju Gunung Bromo dari Malang.
Karena itu, kalau kamu melintasinya, jangan hanya lewat, ya. Yuk, kita eksplor juga desa wisata yang berada di zona penyangga Kawasan Bromo Tengger Semeru ini.
Air Terjun Coban Pelangi
Air terjun Coban Pelangi adalah destinasi pertama di desa wisata Gubugklakah. Air terjun yang dikelola Perum Perhutani Malang ini dikelilingi oleh pepohonan hijau yang membuat suasana disekitar air terjun sangat menyegarkan mata.
Karena letaknya yang berada diketinggian 1.400 mdpl, udara di sekitar air terjun sangat dingin dengan suhu mencapai 19 *C. Ketika pertama kali datang ditempat ini, wisatawan akan disambut oleh merdunya suara burung dan hiruk pikuk satwa liar yang menghuni kawasan Coban Pelangi .
Ternyata pelangi tak hanya muncul di langit namun bisa juga muncul di atas air terjun. Penasaran? kamu wajib datang ke Coban Pelangi. Lokasinya berada di Kawasan Taman Nasional Bromo dan dikelola oleh Perhutani Pemangkuan Hutan (KPH) Malang.
Untuk sampai ke Coban Pelangi, kamu harus trekking sejauh 1,2 kilometer dengan jalanan menurun sambil menikmati deretan pepohonan hijau yang masih dihuni satwa-satwa liar seperti monyet dan tupai. Jangan khawatir, di beberapa titik terdapat toilet, musholla dan juga warung kopi untuk sekedar beristirahat sejenak.
Setelah sampai di Coban Pelangi, rasa lelah hilang seketika mendengar suara air yang turun deras dari ketinggian 110 meter menciptakan cipratan-cipratan air bagai gerimis. Tak apa sedikit basah, karena biasanya pakaian sudah kering kembali usai kita menyelesaikan trekking rute pulang.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB ketika matahari sudah mulai meninggi. Jika beruntung, kita bisa melihat pantulan cahaya matahari yang bertemu titik-titik air akan membiaskan warna-warni pelangi. Cantiknya!
Berani Basah di Ledok Amprong
Setelah sedikit berbasah-basah di Coban Pelangi, berani basah total sekalian aja, yuk! Cobain nih, river tubing di Ledok Amprong yang merupakan bagian dari DAS Brantas.
Rute menuju lokasi ini cukup menantang karena berliku-liku dan naik turun, sehingga harus menaiki kendaraan roda dua atau mobil siap off road. Tapi jangan khawatir, di lokasi terdapat area luas dilengkapi dengan fasilitas seperti gazebo dan toilet, serta untuk parkir kendaraan.
Sebelum memulai aktivitas river tubing, para pemandu memastikan semua peserta mengenakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan jaket pelampung, serta mengikuti safety briefing. Setelah itu berjalan kaki melewati jalan setapak menuju titik start.
Duduk di atas ban dalam, menyusuri sungai yang berbatu-batu, mengikuti dinamisnya arus sungai memang sangat mengasyikkan. Terkadang nyangkut di bebatuan yang menghambat perjalanan air itu, justru jadi selingan yang bikin seru.
Jadi jangan lupa bawa baju ganti dan perlengkapan mandi ya, jika main ke sini.











