NASIONAL

Kementerian PKP Gandeng BSI Dorong Akses Hunian Layak untuk Masyarakat

×

Kementerian PKP Gandeng BSI Dorong Akses Hunian Layak untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Menteri PKP RI, Maruarar Sirait (kiri) bersama Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (kanan), dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Foto: Ist)

JAKARTA, INDONESIAUPDATE.ID – Pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan dalam mendukung program pembiayaan perumahan bagi masyarakat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan aktif PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terhadap berbagai program pemerintah, khususnya di sektor perumahan rakyat.

Apresiasi tersebut disampaikan Maruarar saat menerima kunjungan Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo beserta jajaran di The Tower, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

“Terima kasih atas dukungan dan kontribusi BSI terhadap program-program pemerintah termasuk di bidang perumahan. Kolaborasi seperti ini penting agar semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses rumah layak dan terjangkau,” ujar dia.

Dalam pertemuan tersebut, Maruarar juga mengungkapkan bahwa Program Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) menunjukkan perkembangan positif di sejumlah daerah.

Salah satu capaian tertinggi tercatat pada kegiatan sosialisasi KPP yang digelar BSI di Mataram, Nusa Tenggara Barat, dengan realisasi mencapai Rp315,7 miliar.

Menurut Ara sapaan Maruarar, program KPP menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mendorong lahirnya kelas menengah baru melalui kepemilikan hunian yang layak.

Dia menambahkan, realisasi KPP secara nasional hingga kini telah mencapai sekitar Rp16,2 triliun. Sementara penyaluran KPP BSI telah mencapai sekitar 67 persen dari target Rp1,2 triliun atau setara Rp800 miliar.

Mayoritas debitur berasal dari sisi demand atau masyarakat yang membutuhkan hunian.

Sementara itu, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan komitmen perseroan untuk terus mendukung program pemerintah, termasuk sektor perumahan rakyat melalui skema pembiayaan syariah.

“Kami berterima kasih dapat berdiskusi langsung terkait program-program pemerintah. BSI berkomitmen mendukung program pemerintah termasuk dalam sektor perumahan,” ucap dia.

Dia menilai, dalam pertemuan tersebut BSI juga membahas rencana dukungan terhadap program perumahan ke depan sekaligus meminta arahan dari Menteri PKP agar kolaborasi yang terjalin semakin optimal.

Berita Terkait  Hadir Di Konas Perempuan GMKI, Gubernur NTT : Membangun Negara Maju, Kuncinya Ada di Perempuan

Pada 2026, BSI menargetkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp1,2 triliun. Selain itu, BSI turut mendukung penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan target 5.540 unit rumah subsidi.

Hingga saat ini, realisasi akad FLPP yang telah disalurkan BSI mencapai 1.250 unit rumah subsidi.

Melalui sinergi pemerintah dan sektor perbankan syariah, Kementerian PKP berharap akses pembiayaan perumahan masyarakat semakin luas sehingga target pemenuhan kebutuhan hunian layak di Indonesia dapat tercapai secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *