DAERAHHEADLINES

Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Pesisir Timur Segmen Heritage Gresik Jatim On Progres

×

Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Pesisir Timur Segmen Heritage Gresik Jatim On Progres

Sebarkan artikel ini
Pekerja PT Widya Satria sedang memasang U - ditch di jalan AKS.Tubun Gresik Jawa timur.

INDONESIAUPDATE.ID – Guna mengentaskan permukiman kumuh di kawasan Heritage Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur, Direktorat Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja Balai Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah 1 Jawa timur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBN sebesar Rp 38,3 milyar

Rekyan Puruhita Sari, ST, M.sc pejabat pembuat komitmen ( PPK) Penataan Kualitas Permukiman Kumuh Pesisir timur Heritage Gresik menuturkan, bahwa kegiatan peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Pesisir timur Heritage Gresik sedang On Progres . tuturnya

U – ditch di ruas jalan Kramat Langon Gresik, Jawa timur sebagian sudah terpasang.

Sementara, Sam Nawi koordinator pelaksana lapangan PT Widya Satria pada Indonesia update.id Rabu (25/52022) mengatakan, bahwa proyek peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Pesisir timur Heritage Gresik ini, secara teknis tidak ada masalah.kata Sam Nawi.

Sam Nawi menambah, bahwa kendala yang ada di lapangan adalah faktor hujan. Karena jika kami saat mengerjakan galian untuk nanam boxculvert atau U – ditch di 5 ruas jalan dengan menggunakan eksavator tiba- tiba tirun hujan, tentu kami harus nyiapkan minimal 3 unit pompa. katanya

Dilain pihak, Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gresik, Ida Lailatus Sa’diyah mengatakan, bahwa penataan wisata Heritage kota Gresik
dimulai bulan Februari, dan ditargetkan selesai tahun ini,” kata Ida.

Masih menurut Ida, sedangkan ruas jalan yang diperbaiki diantaranya: ruas Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik akan memiliki trotoar yang luas, pavingisasi dan penerangan jalan mirip dengan Kolonial Belanda sesuai dengan kawasan tersebut yang memiliki banyak bangunan masa Kolonial Belanda.

Sedangkan, di ruas Jalan Malik Ibrahim terdapat situs religi Sunan Maulana Malik Ibrahim dengan nuansa lebih Islami, kemudian ada Kampung Pecinan Kawasan Kelenteng Kim Hin Kiong, kemudian ada permukiman seperti Kampung Kemasan, Kampung Bedilan dan Pulopancikan.

“Penataan kawasan Heritage ini mempertegas Gresik Kota Bandar yang sudah ada sejak abad 17,” pungkasnya.

H.Hasan tokoh masyarakat dilingkungan Makan Malik Ibrahim mengatakan, ” Kami sangat mendukung dengan di bangunya kawasan Heritage Gresik ini, karena dengan ditatanya lingkungan kawasan religi makan Malik Ibrahim akan menjadikan lingkungan lebih bersih, indah dipandang dan tentunya tambah nyaman bagi para peziarah atau yang berwisata religi di Gresik ini.kata H.Hasan.( hd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *