DAERAH

Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Segmen Heritage Gresik Addendum Akhir September 2022

×

Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Segmen Heritage Gresik Addendum Akhir September 2022

Sebarkan artikel ini
Pemasangan granit bermotif kolonial Belanda pada trotoar di jalan Basuki Rahmat Gresik

INDONESIAUPDATE.ID – Proyek peningkatan kualitas permukiman Kumuh di kawasan Heritage Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa timur, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) addendum pertambahan waktu pelaksanaan hingga akhir September 2022.

Disampaikan Arif Susanto Proyek Manager PT Widya Satria, Jum’at (13/8/2022), bahwa pelaksanaan pekerjaan di lapangan ada addendum hingga akhir September 2022. Hal tersebut dikarenakan adanya lambatnya proses pemotongan pohon dan pembongkaran bongkahan dan akar pohon di jalan Basuki Rahmat yang semula hanya beberapa pohon yang di potong. Ternyata dipertengahan perjalanan pekerjaan sudah berjalan ada perubahan. Yakni semua pohon yang ada di jalan Basuki Rahmat harus dipotong semuanya.ungkap Arif

Masih menurut Arif, pemotongan pohon dan pembongkaran bongkahan akar pohon yang sudah umur puluhan tahun tersebut memakan waktu. Meski dalam proses pencabutan akar pohon tersebut menggunakan dua unit excavator dan satu unit power crane, namun demikian masih saja memakan waktu. Ditambah lagi proses pemindahan utilitas tiang listrik PLN maupun tiang Telkom dan lainya.tuturnya

Pengarahan koordinator lapangan pada pelaksanaan pekerjaan di Jalan Basuki Rahmat Gresik

Arif menambahkan, untuk volume panjang pekerjaan pembuatan trotoar jalan untuk taman disebelah kanan dan kiri selebar 7 meter dan 7,5 meter beserta overly jalan Basuki Rahmat sekitar 200 meter. Dan pada Trotoar tersebut menggunakan granit bermotif kolonial Belanda, serta ada lampu hias per 10 meter. Sedangkan perolehan progres fisik pekerjaan di lapangan sudah mencapai 77 persen. kata Arif

Sementara,
Masih menurut Sam Nawi kooordinator lapangan PT Widya Satria mengatakan, bahwa kendala di lapangan secara teknis hampir tidak ada, hanya non teknis yang sering ada. Mengingat di tujuh ruas jalan yang kami kerjakan ini adalah daerah heritage yang ada wisata religi makamnya tokoh islam, terutama di sekitaran makan ulama besar Syeh Maulana Malik Ibrahim yang tidak pernah sepi peziarah. katanya.

Berita Terkait  KORMI Sidoarjo Adakan Tasyakuran dan Pembubaran Kontingen FORNAS VI Palembang

Dilain pihak, Bu Dewi pemilik warung di jalan Basuki Rahmat depan Polsek Gresik berharap, semoga di akhir September 2022 ini proyek didepan warung saya benar – benar selesai dan taman trotoar disepanjang jalan ini kelihatan bagus dan indah. Sehingga pengunjung warung bisa bertambah nyaman dan ramai.harapnya.

(Hadi Martono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *