HEADLINESNASIONAL

RUU APBN 2022, Pemerintah Genjot Penerimaan Pajak

1293
×

RUU APBN 2022, Pemerintah Genjot Penerimaan Pajak

Sebarkan artikel ini
Dok. Setpres

INDONESIAUPDATE.ID – Pengendalian pandemi Covid-19 terus menjadi prioritas pemerintah. Namun, urusan kesejahteraan rakyat juga tidak kalah pentingnya.

Terkait kesejahteraan ini, Presiden Joko Widodo mencanangkan target pencapaian, antara lain, menekan tingkat pengangguran terbuka pada angka 5,5–6,3 persen, kemiskinan 8,5–9 persen, ratio ketimpangan di kisaran (ratio Gini) 0,376–0,378, dan IPM (indeks pembangunan manusia) bisa naik ke level 73,41–73,46.

Ihwal target pembangunan itu secara resmi telah disampaikan Presiden Jokowi melalui Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai APBN Tahun Anggaran 2022 beserta Nota Keuangannya, di depan Paripurna DPR RI yang digelar di Gedung Nusantara, Senin (16/08/2021). Perlu pembiayaan guna mencapai perbaikan indikator tersebut.

“Untuk mencapai sasaran pembangunan, diperlukan peningkatan pendapatan negara pada 2022 menjadi Rp1.840,1 triliun, yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.506,9 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp333,2 triliun,” ujar Presiden.

Maka, mobilisasi pendapatan negara akan dilakukan, dalam bentuk optimalisasi penerimaan pajak maupun reformasi pengelolaan PNBP. Terkait pendapatan dari sektor pajak, Presiden Jokowi mengatakan bahwa reformasi perpajakan sangat diperlukan guna memperkuat kemandirian dalam pembiayaan pembangunan.

Reformasi tersebut dilakukan melalui perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan, serta perbaikan tata kelola dan administrasi perpajakan. ‘’Pemberian berbagai insentif perpajakan yang tepat dan terukur diharapkan dapat mendorong percepatan pemulihan dan peningkatan daya saing investasi nasional, serta memacu transformasi ekonomi,” ujar Presiden Jokowi pula.

Selanjutnya, upaya peningkatan PNBP juga terus dilakukan, di antaranya, melalui perbaikan proses perencanaan dan pelaporan. Jurus lainnya ialah penggunakan teknologi informasi yang terintegrasi, penguatan tata kelola dan pengawasan PNBP, optimalisasi pengelolaan aset, intensifikasi penagihan dan penyelesaian piutang PNBP, serta mendorong inovasi layanan dengan tetap senantiasa menjaga kualitas dan keterjangkauan layanan.

Berita Terkait  Pemerintah Kembali Datangkan Vaksin COVID-19 Tahap ke-162

Dengan segala rencana pembiayaan pembangunan itu, pemerintah merencanakan APBN di tahun 2020 adalah sebesar Rp2.708 triliun. Direncanakan defisit anggaran akan sebesar Rp868 triliun atau 4,85 persen dari produk domestik bruto (PDB) di tahun berjalan. Pada tahun anggaran 2021, defisit anggaran diperkirakan mencapai 5,7 persen dari PDB. Pada 2022 defisit mulai menyempit.

Presiden Joko Widodo menyampaikan pula rencana defisit itu penting sebagai langkah mencapai konsolidasi fiskal. Pasalnya, pada 2023 defisit anggaran diharapkan dapat kembali ke level paling tinggi tiga persen terhadap PDB, sesuai ketentuan di dalam UU Keuangan Negara.

‘’Defisit anggaran 2022 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman dan dikelola secara hati-hati, dengan menjaga keberlanjutan fiskal. Komitmen untuk menjaga keberlanjutan fiskal dilakukan agar tingkat utang dalam batas yang terkendali,” ujarnya.

Dalam rangka keberlanjutan fiskal itu pula, wanti-wanti Presiden Jokowi tentang penerimaan dari sektor perpajakan menjadi penting.

Kampanye Twitter

Tanggung jawab penerimaan negara ini utamanya ada pada Kementerian Keuangan. Maka, lewat akun Twitter resminya, pada cuitan Selasa (23/8/21), Kementerian Keuangan menyosialisasikan target penerimaan negara Rp1.840,7 triliun itu. Pada salah satu video pendek yang di-attached pada cuitan itu ada angka target penerimaan pajak Rp1.262,9 triliun, yang naik 10,5 persen dari perkiraan realisasi pajak 2021. Angka itu juga merupakan 68,6 persen dari pendapatan negara.

Situasi pandemi memang harus membuat target penerimaan negara terkoreksi. Pada 2020, penerimaan negara anjlok. Bukan hanya tak mencapai target, bahkan bergerak turun menjadi lebih rendah dari 2019. Penerimaan negara pada 2019 mencapai Rp1.960,6 triliun, dan merosot ke level Rp1.699,9 triliun pada 2020.

‘’Pendapatan negara kita mengalami kontraksi 16,7 persen di tahun 2020. lebih rendah sekitar Rp327 triliun dari 2019,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan pers pada awal 2021.

Berita Terkait  Bertolak ke Lampung, Presiden akan Resmikan Sejumlah Infrastruktur

Berdasarkan komponennya, penerimaan negara yang mencapai Rp1.633,6 triliun tersebut berasal dari pajak sebesar Rp1.070 triliun, setara dengan 89,3 persen dari target menurut Perpres 72/2020 yang ditetapkan sebesar Rp1.198,8 triliun. Realisasi ini juga lebih rendah jika dibandingkan posisi 2019 yang berhasil kumpulkan Rp1.322,7 triliun.

Namun, dari sisi kepabeanan dan cukai, realisasi sampai sepanjang 2020 tercatat Rp212,8 triliun. Angka itu mencapai 103,5 persen dari target Perpres 72/2020 sebesar Rp205,7 triliun. Pada saat yang sama, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) juga melebihi target, yakni tercatat Rp338,5 triliun, atau 115,1 persen dari target Perpres 72/2020 yang hanya sebesar Rp294,1 triliun. Adapun dana hibah mencapai Rp12,1 triliun, jauh melampaui target yang ditetapkan Rp1,3 triliun.

Bagaimana realisasi 2021? Penerimaan pajak semester I tahun 2021 tercatat Rp557,8 triliun, naik 4,9 persen dari semester 1 tahun 2020. Meski dihantam oleh pandemi Covid-19 gelombang kedua, yang berkecamuk sejak akhir Mei, ada optimisme bahwa pajak penerimaan semester II-2021 ini akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya (year on year/yoy). Pada 2022, targetnya naik 10,5 persen dari angka realisasi (perkiraan) 2021.

Dalam sistem keuangan negara saat ini, penerimaan pemerintah ada dari tiga pos, yakni pajak, PNBP, dan hibah. Dalam sistem perpajakan itu ada pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), pajak bumi dan bangunan (PBB), bea peralihan hak atas tanah dan bangunan, cukai, dan pajak lainnya, semisal penjualan saham. Semua masuk katagori pajak dalam negeri.

Ada pula pajak perdagangan internasional, seperti bea masuk dan pajak ekspor–semisal untuk minyak sawit mentah (CPO). Adapun yang tergolong penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ialah penerimaan sumber daya alam, seperti royalti bahan tambang batubara. Ada pula penerimaan dari kekayaan negara yang dipisahkan (deviden BUMN), pendapatan badan layanan umum (rumah sakit, SIM, STNK, penyewaan frekuensi untuk telekomunikasi), dan PNBK lainnya. Yang tergolong hibah ialah pendapatan negara karena bantuan dari negara lain atau lembaga internasional, seperti bantuan vaksin atau sarana pendidikan.

Berita Terkait  Presiden Janjikan Petugas Keamanan hingga Pegawai Mal Dapat Vaksin

Kekurangan penerimaan negara atas beban APBN itu masuk dalam defisit, yang dibiayai dengan utang negara. Biasanya dilakukan dengan penerbitan surat utang negara (SUN) atau surat berharga negara (SBN). SUN atau SBN ini diminati oleh investor lokal.

Bank Indonesia juga dimungkinkan membeli SBN seperti dilakukan pada 2020 dan 2021. Maka, pada Selasa (24/8/21), Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menkeu Sri Mulyani menandatangi surat keputusan bersama (SKB) tentang pembelian SBN senilai Rp224 triliun oleh BI untuk 2022. SKB ini disusun dalam skema burden sharing, pembagian beban, terkait APBN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
PG Soft Bertema Chinese New Year 2026 Sentuhan Budaya dalam Teknologi Modern
Scatter Mahjong Spesial Puasa Ramadhan 2026 Hiburan Positif Mengisi Waktu
RTP Live PG Soft Terpercaya Jelang Tarawih 2026 Transparansi yang Dibutuhkan
Game Online Rekomendasi Imlek 2026 Pilihan Terbaik untuk Perayaan Digital
Mahjong Ways 2 dan Filosofi Chinese New Year 2026 Lebih dari Sekadar Hiburan
Scatter Emas Edisi Lebaran 2026 Simbol Keberuntungan di Era Digital
RTP PG Soft Akurat Ramadhan 2026 Panduan untuk Pengalaman Optimal
Pragmatic Play Menyambut Puasa Ramadhan 2026 Konten Berkualitas untuk Relaksasi
Scatter Starlight dan Kemeriahan Imlek 2026 Visualisasi Terbaik Tahun Ini
Mahjong Wins 3 Spesial Tarawih 2026 Hiburan Cerdas di Malam Istimewa
Estetika Visual PG Soft yang Menginspirasi Lekukan Bodi Honda Vario 2026
Sistem RNG PG Soft vs ECU Honda CBR150R 2026 Adu Kecerdasan Algoritma
Membedah Konsep RTP PG Soft pada Efisiensi Bahan Bakar Honda Beat 2026
Integrasi RTP Live PG Soft pada Panel Instrumen Digital Honda PCX 2026
Pragmatic Play Design Sentuhan Futuristik pada Honda Stylo 2026
Dinamika RTP Pragmatic Play dalam Akselerasi Honda CB150R 2026
Kilatan Cahaya Scatter Zeus pada Desain Headlamp Honda ADV 2026
Nuansa Scatter Starlight Varian Warna Langka Honda Scoopy 2026
Kemewahan Scatter Emas pada Detail Velg Honda Supra X 125 2026
Pola Unik Scatter Mahjong pada Striping Honda Revo Fit 2026
Taktik Ritme Spin Adaptif pada Mahjong Ways untuk Optimasi Peluang Harian
Formula Konsistensi dan Kontrol Emosi dalam Menaklukkan Pola Bonus Sugar Rush
Strategi Akumulasi Bertahap dengan Pendekatan Data RTP dan Momentum Permainan
Eksplorasi Pola Scatter Dinamis untuk Stabilitas Profit Jangka Panjang
Teknik Rotasi Modal Cerdas untuk Menjaga Tren Kemenangan Tetap Positif
Pendekatan Analitis Membaca Volatilitas Spin demi Hasil Lebih Presisi
Sinkronisasi Irama Permainan dan Manajemen Risiko pada Sugar Rush
Strategi Slow Play dan Timing Spin untuk Memaksimalkan Peluang Rebound
Pola Adaptif dan Kontrol Rebate dalam Sesi Bermain Mahjong Ways Modern
Blueprint Disiplin Modal dan Evaluasi Tren untuk Performa Stabil Sepanjang Sesi
Mahjong Ways 2 Style Modifikasi Jok Yamaha NMAX 2026 yang Viral
Teknologi Mahjong Wins 3 dan Suspensi Yamaha Aerox 2026 Kenyamanan Tingkat Lanjut
Mahjong Wins 2 Edition Tampilan Sporty Yamaha Lexi 2026
Sensasi Game Online dalam Genggaman Stang Yamaha XMAX 2026
Era Baru Game Konektivitas Layar Yamaha TMAX 2026 dengan Smartphone
Logika Scatter Zeus dalam Aerodinamika Yamaha Grand Filano Hybrid 2026
Komparasi Visual Grafis Pragmatic Play dan Decal Yamaha Fazzio Hybrid 2026
Filosofi RTP Live PG Soft untuk Perawatan Mesin Yamaha Gear 125 2026
Adaptasi Mahjong Ways 2 pada Sistem Pengereman Yamaha FreeGo 2026
Mekanisme RNG PG Soft Rahasia Kestabilan Roda Yamaha Fino 2026
Menganalisis Momentum Mekanik dalam Alur Animasi Ikonik Mahjong Ways 2
Mengungkap Rahasia Struktur RNG Bagaimana Algoritma PG SOFT Tentukan Kemenangan di Detik Terakhir?
Deteksi Lonjakan Tiba-Tiba pada RTP LIVE Analisis Data Kritis PG SOFT
Metode Imersif Bagaimana Game Online Mempengaruhi Fokus Kognitif Pengguna?
Mengapa Strategi Mengikuti RTP LIVE Hijau Sering Meleset? Ini Penjelasannya!
Audit Visual Memahami Perbedaan Kualitas Render Scatter Emas Resolusi Tinggi
Menjadi Ahli Pola Navigasi Strategi Fitur Unggulan pada Mahjong Wins 3
Evolusi Simbol Scatter Mahjong Perjalanan Desain dari Masa ke Masa
Mengintip Kompleksitas Algoritma GG Soft Dedikasi Para Arsitek Kode
Estetika Digital yang Terabaikan Perjalanan Grafis PG Soft yang Tak Terungkap
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan