INDONESIAUPDATE.ID – Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Amerika-Eropa (PPIDK AMEROP) melakukan audiensi dengan Gubernur Maluku pada Selasa (21/7) sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku, khususnya di Banda Neira.
Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Maluku dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Maluku bersama delegasi PPIDK AMEROP yang tengah menjalankan program pengabdian masyarakat di Banda Neira.
Dalam audiensi tersebut, PPIDK AMEROP memaparkan berbagai program yang sedang dilaksanakan di Banda Neira, meliputi bidang pendidikan, lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian budaya. Program-program tersebut merupakan bagian dari komitmen pelajar Indonesia di luar negeri untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui transfer pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Gubernur Maluku menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi atas semangat para pelajar Indonesia di luar negeri yang memilih untuk kembali mengabdi di tanah air melalui program-program berbasis masyarakat. Menurut beliau, keterlibatan generasi muda dengan pengalaman dan jejaring internasional merupakan modal penting dalam mempercepat pembangunan daerah kepulauan seperti Maluku.
Selain memaparkan capaian kegiatan yang sedang berlangsung, PPIDK AMEROP juga mendiskusikan berbagai peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku. Beberapa topik yang dibahas antara lain penguatan pendidikan bagi generasi muda, pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, pelestarian lingkungan dan kawasan pesisir, hingga pengembangan Banda Neira sebagai destinasi yang mengedepankan keberlanjutan.
Audiensi ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan semangat Diaspora for Impact, di mana pelajar Indonesia di berbagai negara berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas lokal, dan berbagai pemangku kepentingan.
PPIDK AMEROP berharap pertemuan ini menjadi langkah awal terbentuknya kemitraan yang berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Maluku dan diaspora Indonesia, sehingga berbagai program yang telah dirintis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Maluku.
Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan diaspora, diharapkan Banda Neira dan wilayah Maluku secara keseluruhan dapat semakin berkembang sebagai kawasan yang unggul dalam pendidikan, pelestarian lingkungan, serta pembangunan berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.











