OPINI

Kebijakan Pemerintah Dalam Mengatasi Stunting di Indonesia, Sudahkah Optimal?

5347
×

Kebijakan Pemerintah Dalam Mengatasi Stunting di Indonesia, Sudahkah Optimal?

Sebarkan artikel ini
ilustrasi stunting. shutterstock

Oleh: Riyan Pangestu

Stunting merupakan isu kesehatan yang menjadi salah satu dari 5 fokus masalah kesehatan di Indonesia. Stunting adalah kondisi dimana tinggi badan anak lebih pendek dibandingkan anak lain seusianya, hal tersebut dikarenakan kurangnya asupan gizi yang diperoleh janin atau bayi pada masa 1000 hari pertama kehidupan.

Pada balita, stunting juga dapat disebut sebagai gagal tumbuh. Isu stunting merupakan masalah kesehatan yang perlu segera ditangani, karena akan berpengaruh terhadap pembangunan suatu Negara seperti ketimpangan, kemiskinan dan juga pertumbuhan ekonomi. Pembangunan Negara sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan. Jika generasi penerus bangsanya terlahir sehat, tumbuh dengan baik dan mendapat pendidikan yang optimal maka generasi tersebut dapat menunjang kesuksesan pembangunan suatu bangsa (Nisa, 2018).

Namun sayangnya memperoleh SDM yang unggul masih menjadi tantang diberbagai Negara. Kesehatan dan pendidikan menjadi fokus permasalahan yang menghalangi tercapainya SDM unggul tersebut. Dari beberapa penelitian, jutaan anak kecil masih belum mecapai potensi penuh mereka dikarenakan kurangnya asupan nutrisi, pembelajaran, dan stimulasi juga paparan stress (Sujai, 2020).

Pada tahun 2017, prevalensi kejadian stunting di dunia mencapai 22,2% atau sekitar 150,8 juta balita (Saputri and Tumangger, 2019). Di Indonesia sendiri prevalensi stunting pada balita tahun 2015 sebanyak 36,4%, yang artinya sepertiga balita Indonesia atau sekitar 8,8 juta balita mengalami stunting (Rahmadhita, 2020).

Menurut World Bank tahun 2017, Indonesia merupakan Negara urutan ke 4 dengan kejadian stunting tertinggi di dunia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas, 2018) menunjukan bahwa 1 dari 3 (30,8%) balita di Indonesia mengalami stunting (Prahastuti, 2020). Hasil riset studi kasus gizi balita Indonesia (SSGBI) tahun 2019 mendata bahwa terdapat 27,67% balita Indonesia mengalami stunting. Walaupun mengalami penurunan, hal tersebut masih menjadi aib bagi pembangunan Indonesia karena nilai tersebut juga masih di atas ambang batas dari WHO dimana batasan tersebut sebesar 20% atau sekitar seperlima jumlah balita di Negara tersebut. Kekurangan gizi kronis pada 1000 hari pertama kehidupan yang mengakibatkan stunting (bertubuh pendek) akan bersifat irreversible yang berarti tidak dapat diubah. Maka dari itu, jika anak yang mengalami stunting tidak segera diobati atau mendapat penanganan maka akan memungkinkan menjadikannya predictor kualitas SDM yang buruk (Asnawati and Siregar, 2020). Menurut Bappenas kerugian akibat stunting jika tidak segera diatasi akan mencapai 2-3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Berita Terkait  Anak Berbakat Tidak Bisa Diajari

Lalu bagaimana kebijakan pemerintah Indonesia sebagai bentuk penanggulangan dan pencegahan kejadian stunting di Indonesia? Artikel ini akan membahas kebijakan apa saja yang telah pemerintah buat untuk mengatasi permasalahan stunting dan bagaimana pengaplikasiannya di lapangan, apakah sudah berjalan sebagaimana mestinya?

Pada dasarnya setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjamin sejak dalam kandungan, bayi, balita hingga remaja sebagaimana yang telah diatur dalam UU No.39 Tahun 2009 tentang Kesehatan dimana dalam undang-undang tersebut juga termasuk upaya pemeliharaan kesehatan bagi anak disabilitas atau cacat dan yang membutuhkan perlindungan. Pencegahan agar seorang bayi bebas dari stunting dan terpenuhi kebutuhan nutrisinya telah dijamin pula dalam Undang-undang tersebut. Menurut WHO stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang diakibatkan oleh kekurangan gizi, infeksi yang berulang dan stimulasi psikososial yang tidak memadai (Prahastuti, 2020). Dampak dari stunting dapat dirasakan segera dan juga dalam jangka panjang seperti peningkatan mortalitas dan morbiditas, perkembangan anak yang buruk dan kapasitas belajar yang berdampak pada penurunan IQ anak, prestasi buruk yang kemudian menjadi predictor berpendapatan 20% lebih rendah diusia kerja dimana hal tersebut juga berarti memperburuk kemiskinan, stunting juga dapat menjadi faktor risiko penyakit infeksi dan penyakit tidak menular dimasa dewasa, dan mengurangi produktivitas.

Untuk menangani dan mencegah stunting tentunya kita perlu mengetahui bagaimana ciri-ciri anak yang mengalami stunting. Ciri yang pertama tentunya karena stunting mengganggu pertumbuhan anak maka biasanya anak akan memiliki tubuh yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Hal tersebut dikarenakan kurangnya nutrisi yang diperlukan tulang dan otot untuk tumbuh dan berkembang. Ciri-ciri yang lainnya adalah biasanya daya tahan tubuh anak cenderung kurang baik dan terganggunya perkembangan kognitif anak yang mengakibatkan anak menjadi kurang cerdas.

Karena stunting merupakan masalah kesehatan yang serius dan juga merupakan masalah gizi utama yang sedang dihadapi Negara Indonesia, telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari apa yang telah dijabarkan sebelumnya walaupun masih di atas batas ketentuan WHO, angka kejadian stunting di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami penurunan. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan regulasi yang diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan angka kejadian dari stunting di Indonesia (Saputri and Tumangger, 2019).

Berita Terkait  Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6 Persen

Pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025 diagendakan pembangunan Akses Universal Air Minum dan Sanitasi yang dapat menyediakan air dan sanitasi yang layak bagi 100% rakyat Indonesia. Hal ini diharapkan dapat menurunkan kejadian stunting karena salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya akses pada air bersih dan juga buruknya sanitasi. Dibuat juga Permenkes No.3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemberdayaan masyarakat.

Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dimana dalam undang-undang ini terdapat Pengaturan pemberian ASI ekslusif guna menjamin pemenuhan hak bayi khususnya nutrisi dari ASI Eksklusif sampai dengan usia 6 bulan dengan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangannya. Peraturan Menteri Kesehatan No. 15 Tahun 2013 juga memfasilitasi para ibu agar dapat dengan nyaman dan leluasa memberikan ASI dengan menyediakan sarana untuk menyusui di tempat kerja maupun sarana umum yang sesuai standar.

Guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya perbaikan gizi, pemenrintah membuat Peraturan Presiden (Perpres) No. 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dimana gerakan ini merupakan upaya pemerintah dan masyarakat dalam percepatan perbaikan gizi yang diprioritaskan pada 1000 hari pertama kehidupan.

Indonesia juga tergabung dalam gerakan yang di kenal sebagai Scalling up Nutritions (SUN) pada tahun 2012 yang berprinsip bahwa setiap penduduk berhak atas makanan yang cukup dan bergizi. Gerakan tersebut lalu diterjemahkan kedalam Gerakan Nasional Seribu Hari Pertama Kehidupan. Pemerintah juga membuat intervensi gizi spesifik yang terbagi kedalam beberapa sasaran. Yang pertama dengan sasaran ibu hamil, melalui kegiatan pemberian makan tambahan untuk mencegah kekurangan energy dan protein pada ibu hami, mengatasi kekurangan zat besi, asam folat, dan iodium pada ibu hamil, menanggulangi cacingan dan melindungi ibu hamil dari malaria. Yang kedua dengan sasaran ibu menyusui dan anak usia 0-6 bulan, melalui kegiatan pemberian ASI colostrum dan mendorong pemberian ASI eksklusif. Yang ketiga dengan sasaran ibu menyusui dan anak usia 7-23 bulan, melalui kegiatan pendambingan MP-ASI, menyediakan obat cacing, melakukan fortifikasi zat besi ke dalam makanan, memberikan perlindungan terhadap malaria, memberikan imunisasi lengkap, serta melakukan pencegahan dan pengobatan diare.

Berita Terkait  KNPI Menuju Peradaban Baru

Selain membuat intervensi gizi spesifik, pemerintah juga membuat intervensi gizi sensitif dimana sasarannya adalah masyarakat secara umum dan memerlukan upaya kerja sama lintas sektor. Intervensi gizi sensitif terdiri dari kegiatan; Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi berbasis Masyarkat (PAMSIMAS), melakukan fortilikasi bahan pangan, menyediakan layanan Keluarga Berencana (KB), menyediakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), menyediakan Jaminan Persalinan Universal (Jampersal), Memberikan pendidikan pengasuhan pada orang tua, memberikan pendidikan anak usia dini (PAUD) universal, memberikan pendidikan gizi masyarakat, memberikan edukasi kesehatan seksual dan reproduksi, serta gizi pada remaja, menyediakan banyuan dan jaminan sosial bagi keluarga miskin, meningkatkan ketahanan pangan dan gizi (Saputri and Tumangger, 2019). Kedua jenis intervensi tersebut telah dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia dalam upaya menurunkan kejadian stunting di Indonesia.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi isu stunting di Indonesia. Banyak kebijakan-kebijakan, regulasi dan program-program yang dibuat pemerintah sebagai langkah percepatan penanggulangan stunting dan perbaikan gizi di Indonesia walaupun belum begitu terlihat manfaatnya. Masih banyak masyarakat Indonesia yang bahkan masih belum tau apa itu stunting sehingga sulit mendeteksi anak stunting karena kejadiannya tidak disadari. Oleh karena itu masih diperlukan upaya penyuluhan dan pengkampanyean isu stunting secara massif dan komprehensif dari berbagai media kepada masyarakat khususnya kaum perempuan yang merupakan ibu dan calon ibu. Kebijakan yang telah ada di aplikasikan seoptimal mungkin bila perlu diformulasikan kembali agar bisa melibatkan pihak terkait dan bersifat mengikat termasuk masyarakat, akademisi dan juga pihak swasta.

*) Penulis adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
PG Soft Bertema Chinese New Year 2026 Sentuhan Budaya dalam Teknologi Modern
Scatter Mahjong Spesial Puasa Ramadhan 2026 Hiburan Positif Mengisi Waktu
RTP Live PG Soft Terpercaya Jelang Tarawih 2026 Transparansi yang Dibutuhkan
Game Online Rekomendasi Imlek 2026 Pilihan Terbaik untuk Perayaan Digital
Mahjong Ways 2 dan Filosofi Chinese New Year 2026 Lebih dari Sekadar Hiburan
Scatter Emas Edisi Lebaran 2026 Simbol Keberuntungan di Era Digital
RTP PG Soft Akurat Ramadhan 2026 Panduan untuk Pengalaman Optimal
Pragmatic Play Menyambut Puasa Ramadhan 2026 Konten Berkualitas untuk Relaksasi
Scatter Starlight dan Kemeriahan Imlek 2026 Visualisasi Terbaik Tahun Ini
Mahjong Wins 3 Spesial Tarawih 2026 Hiburan Cerdas di Malam Istimewa
Estetika Visual PG Soft yang Menginspirasi Lekukan Bodi Honda Vario 2026
Sistem RNG PG Soft vs ECU Honda CBR150R 2026 Adu Kecerdasan Algoritma
Membedah Konsep RTP PG Soft pada Efisiensi Bahan Bakar Honda Beat 2026
Integrasi RTP Live PG Soft pada Panel Instrumen Digital Honda PCX 2026
Pragmatic Play Design Sentuhan Futuristik pada Honda Stylo 2026
Dinamika RTP Pragmatic Play dalam Akselerasi Honda CB150R 2026
Kilatan Cahaya Scatter Zeus pada Desain Headlamp Honda ADV 2026
Nuansa Scatter Starlight Varian Warna Langka Honda Scoopy 2026
Kemewahan Scatter Emas pada Detail Velg Honda Supra X 125 2026
Pola Unik Scatter Mahjong pada Striping Honda Revo Fit 2026
Taktik Ritme Spin Adaptif pada Mahjong Ways untuk Optimasi Peluang Harian
Formula Konsistensi dan Kontrol Emosi dalam Menaklukkan Pola Bonus Sugar Rush
Strategi Akumulasi Bertahap dengan Pendekatan Data RTP dan Momentum Permainan
Eksplorasi Pola Scatter Dinamis untuk Stabilitas Profit Jangka Panjang
Teknik Rotasi Modal Cerdas untuk Menjaga Tren Kemenangan Tetap Positif
Pendekatan Analitis Membaca Volatilitas Spin demi Hasil Lebih Presisi
Sinkronisasi Irama Permainan dan Manajemen Risiko pada Sugar Rush
Strategi Slow Play dan Timing Spin untuk Memaksimalkan Peluang Rebound
Pola Adaptif dan Kontrol Rebate dalam Sesi Bermain Mahjong Ways Modern
Blueprint Disiplin Modal dan Evaluasi Tren untuk Performa Stabil Sepanjang Sesi
Mahjong Ways 2 Style Modifikasi Jok Yamaha NMAX 2026 yang Viral
Teknologi Mahjong Wins 3 dan Suspensi Yamaha Aerox 2026 Kenyamanan Tingkat Lanjut
Mahjong Wins 2 Edition Tampilan Sporty Yamaha Lexi 2026
Sensasi Game Online dalam Genggaman Stang Yamaha XMAX 2026
Era Baru Game Konektivitas Layar Yamaha TMAX 2026 dengan Smartphone
Logika Scatter Zeus dalam Aerodinamika Yamaha Grand Filano Hybrid 2026
Komparasi Visual Grafis Pragmatic Play dan Decal Yamaha Fazzio Hybrid 2026
Filosofi RTP Live PG Soft untuk Perawatan Mesin Yamaha Gear 125 2026
Adaptasi Mahjong Ways 2 pada Sistem Pengereman Yamaha FreeGo 2026
Mekanisme RNG PG Soft Rahasia Kestabilan Roda Yamaha Fino 2026
Menganalisis Momentum Mekanik dalam Alur Animasi Ikonik Mahjong Ways 2
Mengungkap Rahasia Struktur RNG Bagaimana Algoritma PG SOFT Tentukan Kemenangan di Detik Terakhir?
Deteksi Lonjakan Tiba-Tiba pada RTP LIVE Analisis Data Kritis PG SOFT
Metode Imersif Bagaimana Game Online Mempengaruhi Fokus Kognitif Pengguna?
Mengapa Strategi Mengikuti RTP LIVE Hijau Sering Meleset? Ini Penjelasannya!
Audit Visual Memahami Perbedaan Kualitas Render Scatter Emas Resolusi Tinggi
Menjadi Ahli Pola Navigasi Strategi Fitur Unggulan pada Mahjong Wins 3
Evolusi Simbol Scatter Mahjong Perjalanan Desain dari Masa ke Masa
Mengintip Kompleksitas Algoritma GG Soft Dedikasi Para Arsitek Kode
Estetika Digital yang Terabaikan Perjalanan Grafis PG Soft yang Tak Terungkap
Transformasi Mahjong Ways 2026: Evolusi Permainan Tradisional ke Platform Digital Modern Perjalanan PG Soft Menuju 2026: Dari Ubin Klasik ke Game Digital Modernisasi PG Soft: Jejak Perubahan dari Konvensional ke Layar Pintar Gaya Hidup Digital & PG Soft: Evolusi Gameplay Terbaru Strategi Konsisten Pemain Pragmatic Play - Rahasia Mengelola Ritme Permainan Harian Pendekatan Baru Pemain Aktif - Rahasia Stabilitas Permainan Pragmatic Play PG Soft Games: Dampak Psikologis Fase Hening Ritme Acak Algoritma: Sebelum Perubahan Fase Momentum Digital 2026: Fase Tenang Sebelum Lonjakan Perubahan Fase Sistem: 100 Sesi Mahjong Ways 2 Interaksi Grid: Pola Visual Mahjong Wins Evolusi Aksesibilitas Teknologi Mobile: Insight Berbasis Bukti & Analisis Mendalam 2026 Insight Berbasis Data: Cara Analytics Membentuk Pengalaman Pengguna Optimal di Era Digital Manajemen Modal Awal sebagai Zona Aman: Insight Empiris untuk Kepercayaan Diri dan Kestabilan Sesi Bermain Analisis Empiris Fase Akumulasi dan Agresif dalam Strategi Permainan Berbasis Data Pendekatan Sistematis Batas Modal untuk Sesi Permainan Terkendali di Indonesia Pengaturan Modal Besar untuk Multiplier Tinggi: Analisis Sistem Digital & Strategi Kognitif Terbaik Membangun Benteng Modal: Pendekatan Empiris Bertahan Saat Tekanan Permainan Meningkat Pendekatan Sistematis Batas Modal dalam Mengelola Sesi Permainan Analisis Empiris Pengaturan Modal Besar untuk Multiplier Tinggi: Perspektif Sistem Digital Modern Pola dan Konsistensi Strategi Bermain Berdasarkan Data Performa Sesi Studi Sistematis Eksperimen Modal Sedang: Membangun Kemenangan Konsisten Berbasis Data di Era Digital Mengelola Variasi Simbol dan Volatilitas melalui Alokasi Modal Rasional Pendekatan Sistematis Berbasis Data untuk Ritme & Fokus dalam Sistem Adaptif Dinamis Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan