KNPI Menuju Peradaban Baru

  • Bagikan

Oleh: Fazmi Nawafi*

INDONESIAUPDATE.ID – Abad 21 yang dikenal sebagai abad millenium pada awal tahun 2000an menjadi tongkat petanda masuknya era baru. Era baru ini peradaban dunia berkembang sangat cepat dan pesat.

Pada tataran global persaingan seolah tanpa jeda, tergilas atau digilas sudah menjadi hal yang lumrah.

Telepon seluler menjadi salah satu tolok ukur bahwa tekhnologi tidak ada matinya, perusahaan raksasa yang menguasai temuan – temuan tekhnologi dalam memanjakan konsumen (manusia) silih berganti.

Pergantian pemain utama dalam percaturan global ini tidak terlepas dari keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan terus berinovasi.

Menjelang Tahun 2018, generasi millennial dikagetkan dengan hadirnya revolusi industri 4.0 yang pada dasarnya revolusi industri tersebut hanya sebuah nama dimana perjalanan revolusi tersebut sudah lebih dahulu terasa namun pada intinya revolusi industri 4.0 ini menjadi landasan kepada generasi kedepan bahwa peradaban dunia sudah berubah dan kita harus siap menghadapi dan beradaptasi dengan perubahan ini.

Awal tahun 2020, dunia dilanda pandemi covid 19 yang berdampak pada semua lapisan masyarakat dunia.

Dampak tersebut tidak hanya terjadi pada bidang ekonomi semata namun merambahkan kesemua sendi – sendi kehidupan. Komunikasi berjarak dan tatanan sosial bergeser dengan menggunakan platform hasil dari perkembangan tekhnologi.

Tentu kita tidak perlu terlalu jauh memikirkan hal tersebut by design atau tidak namun jelas perubahan itu nyata dan berhasil mengacak – ngacak kebiasaan dalam berkehidupan.

Pada tahap ini bagaimana sikap pemuda dalam menghadapi perubahan yang begitu cepat??apakah hanya menjadi penonton, pengikut atau bahkan menjadi bagian dalam menciptakan peradaban baru.

Tidak ada pilihan lain kecuali menjadi bagian dalam peradaban baru ini agar pemuda tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat luas. Bonus demografi yang digadang – gadang akan terjadi pada tahun 2035 juga harus disiapkan oleh kaum pemuda/i saat ini.

Berita Terkait  Kolonialisme di Ujung Utara Indonesia, Sangihe Sedang Sangi

Keluar dari zona nyaman dan bersiap untuk adaptive dengan menumbuhkan jiwa inovatif dan imaginative dalam membangun ide – ide kreatifitas harus dilakukan.

Pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) harus menjadi penggerak dalam mencipatakan atmosfer baru sehingga lebih terasa kehadirannya ditengah – tengah masyarakat.

Penggerak dalam hal ini dimaksudkan menjadi pelopor dan pemersatu dalam sebuah naungan untuk menciptakan generasi muda y berkualitas dan berdaya saing tinggi sehingga KNPI kedepan tidak hanya berkutik pada isu – isu kepentingan politik semata.

*Ketua Wira Karya Indonesia Kota Bogor

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *