DEPOK, INDONESIAUPDATE.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di Posyandu Mawar 7 RW 07 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Program yang berlangsung rutin tersebut dinilai membantu pemenuhan kebutuhan gizi balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui di lingkungan setempat.
Ketua RW 07 Kelurahan Sukatani, Narmin mengatakan, aktivitas pelayanan warga di Posyandu Mawar 7 kini berjalan semakin baik setelah didukung fasilitas gedung baru.
“Terima kasih kepada Pak Wali Kota Depok, Supian Suri, yang sudah meresmikan gedung Posyandu RW 07. Alhamdulillah manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujar dia usai kegiatan penimbangan balita dan distribusi MBG, Kamis (21/5/2026).
Narmin menjelaskan, tingkat partisipasi warga terus meningkat. Para ibu rutin membawa anak mereka ke Posyandu untuk memanfaatkan layanan kesehatan maupun menerima bantuan makanan bergizi yang disalurkan setiap hari kerja.
Dia menyebut, program enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di wilayah RW 07 sejatinya telah berjalan cukup lama. Namun kini sistem pendataan dan administrasi dibuat lebih rapi agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.
“Untuk enam SPM sebenarnya sudah berjalan, sekarang tinggal pengelompokan administrasinya saja,” tutur Narmin.
Selain pelayanan kesehatan, pihak RW juga tengah melakukan pendataan rumah tidak layak huni (rutilahu). Beberapa warga disebut telah masuk tahap penerima bantuan dan tinggal menunggu proses pembangunan dimulai.
“Insya Allah bulan Juni sudah mulai direalisasikan,” ucap Narmin.
Sementara itu, Kader Posyandu RW 07, Jariyah mengungkapkan program MBG sangat membantu masyarakat, terutama keluarga yang memiliki balita dan membutuhkan tambahan asupan gizi.
Dia bilang, penerima manfaat MBG di RW 07 mencapai 119 orang yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program tersebut berjalan rutin setiap Senin hingga Sabtu.
“Alhamdulillah bantuan MBG diterima rutin setiap hari kerja dan warga merasa sangat terbantu,” beber Jariyah.
Dia pun berharap, program MBG yang dibarengi pemberian makanan tambahan (PMT) mampu menekan angka stunting di wilayah Sukatani.











