20 Tahun Jadi Dewan, Imam Budi Bicara Duit Rp900 M sampai Underpass Dewi Sartika

  • Bagikan
Imam Budi Hartono

INDONESIAUPDATE.ID – Selama 20 tahun Imam Budi Hartono menjabat anggota legislatif di Kota Depok dan Provinsi Jawa Barat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Berbagai pengalaman di pemerintah, Imam Budi Hartono terbilang khatam. Sehingga, ia diamanahkan maju sebagai calon Wakil Wali Kota Depok pada Pilkada 2020 oleh partainya.

Selama menjabat sebagai anggota legislatif, Imam Budi Hartono sudah banyak menyerap aspirasi baik di DPRD Depok dan Jawa Barat.

Terbaru, sebelum menjadi kandidat calon Wakil Wali Kota mendampingi calon Wali Kota Mohammad Idris nomor urut 2.

Imam Budi Hartono menjabat sebagai ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat bidang infrastruktur.

Berbagai program pembangunan selama menjabat ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat sudah advokasi atau diperjuangkan untuk Kota Depok lebih baik lagi.

Program itu dianggarkan melalui APBD Jawa Barat di tahun 2020 yang anggaran lebih dari Rp 900 miliar.

Meski begitu, dana tersebut tahun ini harus tertunda karena adanya pandemi Covid-19.

“Beberapa advokasi saat saya menjabat sebagai ketua komisi IV Bidang Infrastruktur dan Pembangunan DPRD Provinsi Jawa Barat. Namun karena adanya pandemi Covid-19 maka dianggarkan pada tahun berikutnya, ” tulis Imam Budi Hartono yang dikutip WartaDepok.com dari Istrgram pribadinya, Jumat (30/10).

Salah satunya advokasi Imam Budi Hartono yaitu pembangunan underpass di Jalan Dewi Sartika.

Di mana kata Imam, untuk pembangunan dari dana Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pembebasan lahannya dari Pemerintah Kota Depok.

“Semoga under pass di jalan Dewi Sartika segera terlaksana. Kota Depok harus bersaing maju dengan kota-kota besar lainnya. Insya Allah Idris Imam mampu membuat Kota Depok lebih Maju, Berbudaya dan Sejahtera, ” kata pria yang sudah ciptakan 20 lagu ini.

Berita Terkait  Idris-Imam Diserang Berita Bohong Bagi-bagi Sembako di Masa Tenang

Selain infrastruktur underpass di Jalan Dewi Sartika, Imam menyebutkan lagi yang diadvokasinya.

Seperti pembangunan Situ Rawa Kalong dengan anggara Rp 81 miliar, bagi hasil pajak dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 602 miliar, bantuan keuangan untuk Kota Depok sebesar Rp 70 miliar,pembangunan underpass Jalan Dewi Sartika Rp 56 miliar, pembangunan SMA negeri 14 dan SMK 4 sebesar Rp 16 miliar, bantuan pendidikan Rp 24,5 miliar, Jamkesmas Rp 43,7 miliar, program rumah tidak layak huni (Rutilahu) Rp 6,3 miliar, dan dana sekolah SMA /SMK swasta di Kota Depok mendapatkan dana APBD Provinsi Jawa Barat setahun sebesar Rp 26,8 miliar.

“Dana pembangunan infrastruktur dan sosial untuk masyarakat Kota Depok yang saya perjuangan di DPRD Jawa Barat lebih dari Rp 900 miliar, ” papar Imam Budi Hartono.

Sementara itu, calon kandidat Wakil Wali Kota nomor urut 2 di Pilkada Depok ini berjanji akan membuat Kota Bertajuk Belimbing lebih relijius, maju dan berbudaya jika dia dan pasangannya, Mohammad Idris dipercaya masyarakat untuk memimpin lima tahun kedepan.

Hal itu dia utarakan merujuk kepada kedekatannya dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

IBH, sapaan akrab Imam Budi Hartono mengaku optimis, Kota Belimbing kedepan akan lebih maju dibawah kepemimpinan Idris-Imam.

“Iya, Insya Allah beliau (gubernur.red) akan membantu membangun Kota Depok lebih maju lagi. Apalagi saat ini gubernur kan sedang konsentrasi terhadap Kota Depok,” kata IBH.

Dengan kedekatan itu kata IBH, dirinya yakin Kota Depok akan mendapat anggaran lebih banyak dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk berbagai program unggulannya.

“Jelas dong, saya yakin Kota Depok akan dapat lebih banyak anggaran dari Provinsi Jabar. Alasannya, saya sudah lama dekat dengan Gubernur Jabar, sebelumnya kan saya Anggota DPRD Jabar juga,” papar IBH.

Berita Terkait  Sah, KPU Tetapkan Idris-Imam Pemenang Pilkada Depok

IBH mengemukakan keyakinannya akan bantuan keuangan dari Provinsi Jabar mengingat dirinya telah lama bermitra, antara DPRD dengan Pemprov Jabar.

“Sudah sering juga saya diskusi, terlebih karena Daerah Pemilihan (Dapil) saya Kota Depok-Bekasi, jadi sudah lumrah. Pastinya kota ini menjadi prioritas saya,” bebernya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, dirinya sebagai pendamping Mohammad Idris akan mendorong percepatan pembangunan di Kota Depok, baik program Infrastruktur maupun lainnya.

IBH juga menyebut kesejahteraan menjadi target dalam programnya jika nantinya mereka dipercaya masyarakat Kota Depok untuk melanjutkan kepemimpinan.

“Selama saya menjadi Ketua Komisi IV DPRD Provinsi, Kota Depok telah mendapat kucuran dari Pemprov Jabar sebesar hampir satu miliar, jadi itu nanti akan dorong untuk lebih ditingkatkan,” tandasnya. (Wan/WD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *