DAERAH

Hamzah Ungkap Sejumlah Langkah Supian Suri Atasi Masalah Klasik di Depok

224
×

Hamzah Ungkap Sejumlah Langkah Supian Suri Atasi Masalah Klasik di Depok

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah dalam acara reses di wilayah Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos. (Foto: Indonesia Update/Malik Sihite)

DEPOK, INDONESIAUPDATE.ID – Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah menyampaikan bahwa Wali Kota Supian Suri dan Wakilnya, Chandra Rahmansyah tengah menuntaskan berbagai persoalan yang selama ini membelit, mulai dari kemacetan, sampah hingga banjir.

Hal tersebut disampaikan Hamzah saat melaksanakan kegiatan reses di Jalan Markisa Raya, RW 18 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (14/5/2026).

Dalam paparannya, Hamzah menyebutkan sejumlah persoalan yang saat ini ramai dikeluhkan warga bukanlah masalah baru, sehingga tidak bisa diselesaikan secara instan hanya dalam satu tahun masa kepemimpinan.

“Pak Supian Suri baru menjabat sekitar satu tahun. Sementara masalah macet dan banjir sudah ada sejak 20 tahun lalu. Jadi masyarakat juga harus melihat secara objektif,” kata Politikus Gerindra itu.

Meski demikian, dia memastikan Pemerintah Kota Depok terus berupaya menghadirkan solusi. Salah satunya melalui pelebaran Jalan Sawangan, rencana pembangunan underpass Citayam dan flyover Margonda untuk mengurai kemacetan.

Wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Tapos-Cilodong itu juga menyoroti persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan besar bagi Kota Depok.

Menurut dia, Pemerintah tengah menyiapkan langkah jangka panjang melalui program pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy.

“Persoalan sampah memang belum selesai bertahun-tahun. Tapi sekarang mulai disiapkan konsep pengolahan sampah menjadi listrik sebagai solusi jangka panjang,” tutur Hamzah.

Terkait penanganan banjir, Hamzah menyebut Supian Suri memilih turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat terdampak. Bahkan, sambung dia, alat berat juga dikerahkan untuk membantu normalisasi saluran air dan sungai.

Selain itu, dia turut menjelaskan soal evaluasi program Universal Health Coverage (UHC) yang sempat menuai pertanyaan dari masyarakat. Hamzah menegaskan, evaluasi dilakukan agar bantuan kesehatan benar-benar tepat sasaran bagi warga kurang mampu.

Berita Terkait  Mas Bechi, Terdakwa Pencabulan Santriwati Ajukan Banding

Berdasarkan hasil validasi data, jumlah warga miskin di Kota Depok yang benar-benar terverifikasi sekitar 450 ribu jiwa dari total penduduk mencapai 2,2 juta orang.

Lebih lanjut, Hamzah mengajak warga khususnya di wilayah Sukatani untuk mengawal program Pemerintah Kota Depok demi mewujudkan visi “Bersama Depok Maju”.

Sementara itu, Lurah Sukatani, David Eko Purnomo menuturkan bahwa pembangunan di Kota Depok harus menjawab kebutuhan dan berpihak kepada warga.

“Di bawah kepemimpinan bapak Supian Suri, In syaa Allah seluruh pembangunan di Kota Depok akan terus berjalan sesuai dengan kepentingan warga,” ucap dia.

Dia pun menyambut baik kedatangan Hamzah dalam rangka menyerap aspirasi warga di wilayahnya. David berharap, pembangunan infrastruktur di wilayahnya dapat lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *