Ini Tempat Wisata di Ciamis yang Wajib Kamu Kunjungi

  • Bagikan
Ilustrasi/Shutterstock

INDONESIAUPDATE. ID – Ciamis, Jawa Barat menyimpan potensi wisata. Selain menikmati suasana dan mencari oleh-oleh di sekitar alun-alun Ciamis, ada beberapa potensi wisata baru di Ciamis.

1. Batu Susun Rompe.

Batu Susun Rompe yang terletak di perbatasan Kawali dan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jaraknya sekira 2 kilometer dari jalan utama dan harus ditempuh dengan berjalan kaki

Sempat disebut batu yang bentuknya bersusun ini sebagai peninggalan sejarah.

Namun berdasarkan hasil pengamatan sementara Tim Geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Museum Geologi Bandung, bersama Disbudpora, Batu Susun Rompe ini adalah bentukan alam.

Bukan sebuah candi atau peninggalan bersejarah seperti dugaan yang saat ini ramai diperbincangkan.

Batu Susun ini memiliki panjang sekitar 20 meter, tinggi 15 meter. Di atasnya sekitar 30 meter. Batuannya bersusun batu ukuran bervariasi, ada bagian yang mirip gapura dan pintu masuk.

2. Paralayang di Bukit Pangangonan

Lokasi wisata paralayang ini berada di Dusun Baros, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Ciamis. Kondisi alamnya sangat cocok untuk tempat wisata, dengan didukung kondisi alam yang asri. Wisata ini cocok untuk uji adrenalin dan menikmati alam dari ketinggian.

Pemkab Ciamis melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis masih melakukan sosialisasi dan menyiapkan instruktur untuk cabang olahraga paralayang ini.

3. Mata Air Cibarani di Hutan Pasarean Ciamis

Di Huan Pasarean Ciamis, kabarnya ada mata air yang konon bisa sembuhkan penyakit. Uniknya laga mata air tersebut tidak akan keruh meski lama disimpan dalam botol.

Namanya mata air Cibarani yang terletak di tengah Hutan Pasarean, Desa Nagarapageuh, Kecamatan Panawangan. Selain konon dipercaya memiliki khasiat, air tersebut juga dimanfaatkan warga sebagai salah satu sumber air.

Di sekitar mata air ini juga merupakan makam salah satu tokoh di daerah tersebut yakni Pangeran Undakan Kalangan Sari. Kini kawasan Hutan Pasarean sudah ditetapkan sebagai hutan lindung dan Situs Cagar Budaya.

Warga setempat juga Amil Desa Nagarapageuh Samin Setiawan bercerita asal muasal mata air Cibarani ini.

Berdasarkan cerita orang tua dulu, munculnya mata air tersebut sewaktu sesepuh disana bernama Eyang Kura Haji Jayanana datang ke Nagarapageuh dari Mekah. Ia membawa oleh-oleh air zam-zam, lalu ditumpahkan di lokasi tersebut.

Air dari Cibarani ini memiliki keistimewaan. Dimana air tersebut tidak pernah ‘kumer’ (keruh) meski telah disimpan di dalam botol dalam waktu yang cukup lama.

4. Puncak Batu Walet

Puncak Batu Walet ini sebuah sebuah bukit batu di pinggir jalan raya Ciamis-Cirebon, milik perorangan. Masyarakat Kondang, Desa Cinyasag kemudian mulai melakukan penataan secara gotong-royong. Lokasi ini dianggap memiliki sebuah potensi untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi sebuah wisata.

Lokasinya sekitar 45 menit dari pusat perkotaan Ciamis. Berada di jalur provinsi yang menghubungkan wilayah Priangan Timur dengan Cirebon sehingga dianggap strategis.

Berita Terkait  Begini Cara Agar Ayah Terlibat dalam Pengasuhan Anak?

Tempat wisata Ciamis ini menyuguhkan berbagai spot selfie dan beberapa gazebo untuk bersantai. Juga ke depan akan dibangun komplek perkemahan.

4. Kampung Wisata Sinarmulya Bojongsari

Kampung wisata ini berada di Desa Gegempalan, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Cocok untuk liburan keluarga dan tempat rekreasi anak-anak.

Uniknya banyak wahana permainan tradisional zaman dulu yang bisa dimainkan. Sehingga sejenak bisa melupakan anak terhadap ketergantungan gawai atau gadget.

Lokasinya mudah dijangkau, 30 menit dari pusat perkotaan Ciamis. Dari Jalan Nasional Cikoneng-Tasikmalaya, tepat di kawasan Mandalika belok kemudian ikuti petunjuk jalan yang ada.

Tempat wisata ini baru dibuka pada pertengahan Agustus kemarin dengan luas 1 hektar di lahan lereng. Meski masih dalam tahap penataan tapi sudah bisa dikunjungi.

Uniknya, tidak ada tiket khusus untuk masuk ke lokasi wisata. Pengunjung hanya cukup membayar seikhlasnya untuk sedekah dengan memasukkannya ke kotak depan pintu masuk.

Wisata Sinarmulya ini dikelola secara bergotong royong oleh masyarakat setempat. Karena awalnya warga hanya berniat membersihkan kebun yang sudah dipenuhi semak-semak.

Tapi ketika ada anak-anak bermain sekitar kebun kayu itu. Sehingga terpikir ide untuk dijadikan sebuah tempat wahana bermain anak-anak. Warga kemudian mulai melakukan penataan menjadi tempat wisata berbasis alam yang dipadukan dengan wahana permainan tradisional dan religi.

Kepala Dusun Bojongsari Yoyon Sopyan mengatakan menjelaskan ada beberapa wahana permainan untuk anak maupun dewasa. Seperti ayunan, perosotan, jungkitan, beberapa spot foto dengan pemandangan indah, roller coaster tradisional dari bambu yang biasa disebut ‘lori-lorian’, permainan egrang atau jungkung, perosotan menggunakan ember di tanah dan permainan Tradisional lainnya.

5. Wisata Kampung Teratai Cimaragas

Tempat wisata di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang juga baru adalah Kampung Teratai yang Instagramable dan sedang hits.

Wisata Kampung Teratai berada di Desa Cimaragas, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tepatnya di Jalan Bojong Salawe Cimaragas. Untuk ke lokasi cukup mudah karena tak jauh dari pinggir jalan. Jaraknya sekitar 30 menit dari pusat perkotaan Ciamis.

Kenapa namanya Kampung Teratai ? karena di lokasi ini terdapat banyak bunga teratai yang tumbuh di kolam-kolam milik warga.

Meski baru dibuka pada awal bulan September kemarin, namun destinasi ini sudah banyak dikunjungi wisatawan. Terutama pada akhir pekan pengunjung bisa sampai ratusan orang.

Banyak spot foto menarik dan wahana permainan anak membuat Kampung Teratai mendadak hits. Tiket masuknya pun cukup terjangkau Rp 5 ribu per orang dan Rp 2 ribu untuk parkir motor.

Spot foto yang ada mulai dari sepeda bunga, payung geulis, rumah hobbit, lorong bambu, ayunan Ora umum, dan masih banyak yang lainnya kini masih dalam tahap penataan.

Berbagai wahana anak pun tersedia seperti ayunan, Hammock, kolam renang mini dan sepeda air. Bagi yang ingin bersantai tersedia beberapa saung atau gazebo yang bisa dimanfaatkan. Juga beberapa tempat duduk di beberapa titik.

Berita Terkait  Evakuasi Korban Pesawat Sriwijaya Air, Tim SAR Brimob Siapkan 50 Penyelam

“Mulai dibuka untuk umum sejak September kemarin. Bukan launching sebab masih dalam penataan. Tapi karena sudah banyak pengunjung yang datang dan beberapa spot sudah siap kenapa tidak dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujar Manajer Pengelola Ninding Kosmana saat ditemui di lokasi wisata.

6. Wisata Sedekan River Tubing

Tempat wisata di Ciamis ini juga sedang hits dan baru. Yakni, Wisata Sedekan River Tubing Sungai Cileueur, di Desa Mekarjadi, Kecamatan Sadananya.

Bagi yang suka bermain air dan mencari tempat wisata yang asyik dan menantang, Sedekan River Tubing bisa jadi rekomendasi untuk liburan akhir pekan. Jaraknya cukup dekat hanya 15 menit dari pusat perkotaan ke arah jalan Bojong Huni menuju Jalan Sadananya.

7. Wisata Kampung Teratai

Tempat wisata Ciamis ini berada di Desa Cimaragas, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tepatnya, di Jalan Bojong Salawe Cimaragas.

Untuk ke lokasi cukup mudah karena tak jauh dari pinggir jalan. Jaraknya, sekitar 30 menit dari pusat perkotaan Ciamis.

Tempat ini dibangun di lahan milik swasta, yang memang khusus dibangun untuk berwisata. Disebut Kampung Teratai karena di lokasi tersebut terdapat banyak bunga teratai yang tumbuh di kolam-kolam milik warga.

Meskipun baru dibuka pada awal bulan September, namun destinasi ini sudah banyak dikunjungi wisatawan. Terutama, pada akhir pekan pengunjung bisa sampai ratusan orang.

Banyak spot foto menarik dan wahana permainan anak membuat Kampung Teratai mendadak hits. Tiket masuknya pun cukup terjangkau Rp 5 ribu per orang dan Rp 2 ribu untuk parkir motor.

Spot foto yang ada di wisata Kampung Teratai itu mulai dari sepeda bunga, payung geulis, rumah hobbit, lorong bambu, ayunan Ora umum, dan masih banyak yang lainnya kini masih dalam tahap penataan.

Berbagai wahana anak pun tersedia seperti ayunan, hammock, kolam renang mini dan sepeda air. Bagi yang ingin bersantai tersedia beberapa saung atau gazebo yang bisa dimanfaatkan. Juga beberapa tempat duduk di beberapa titik.

Tempat wisata ini disebut Kampung Teratai karena salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah bunga teratai. Nah, yang ingin menyaksikan bunga teratai mekar, pengunjung harus datang pagi-pagi sampai dengan jam 09.00. Kesiangan sedikit saja, misi itu bisa gagal, karena pada siang hari bunga mulai menutup dan akan kembali mekar pada malam hari.

8. Wisata Petik Jeruk Cidolog

Lokasi wisata ini terletak di Perkebunan Ladur, Cisinduk, Desa Janggala, Kecamatan Cidolog, Ciamis. Jika ingin wisata buah, tempat ini cocok.

Wisata petik ini mulai menjadi perbincangan sejak bulan Agustus 2020. Sejak beberapa netizen memposting kebun tersebut di beberapa grup media sosial. Boleh dikatakan wisata petik buah memang jarang di Ciamis. Kebanyakan hanya wisata alam.

Di Kebun Jeruk Ladur ini terdapat sekitar 1.300 pohon di lahan seluas 400 meter persegi. Pengunjung boleh memetik sendiri dan mencicipi jeruk sepuasnya di lokasi kebun. Kecuali bila jeruk hasil yang dipetik ingin dibawa pulang sebagai oleh oleh, harus ditimbang dan dibayar. Sebelumnya, di pintu masuk pengelola membekali pengunjung dengan keranjang dan gunting.

Berita Terkait  Perangi Hoax, Twitter Luncurkan Birdwatch

Untuk menuju ke lokasi, pengunjung harus menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor. Dari persimpangan Cimaragas-Cidolog jaraknya sekitar 20 menit. Sedangkan bila berangkat dari perkotaan Ciamis jaraknya sekitar 45 menit perjalanan.

9. Darmacaang Hill

Nah ini tempat wisata Ciamis buat penyuka kemping. Tempat ini merupakan hutan Pinus di kaki Gunung Sawal nyaman untuk piknik dan kemping.

Dsrmacaang Hill atau juga wisata alam Batu Cakra, berada di Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Lokasinya berjarak sekitar setengah jam dari jalan nasional Ciamis-Tasikmalaya.

Menuju ke lokasi, ada dua jalur alternatif, pertama masuk ke Jalan Kujang, kedua ke jalur Nasol. Bisa ditempuh dengan sepeda motor atau roda empat.

Keberadaan hutan Pinus ini sudah dikenal cukup lama oleh wisatawan Ciamis maupun daerah sekitar seperti Tasikmalaya. Namun pesona wisata alam ini tak pernah pudar. Panorama alam dari ketinggian menyuguhkan pemandangan hamparan perkotaan Tasikmalaya dan Ciamis.

Bahkan kini semakin cantik dengan berbagai fasilitas spot foto yang disediakan. Ada juga penyewaan tenda, penyewaan Hammock (ayunan), toilet, mushala. Ada beberapa kantin yang menyediakan pemesanan nasi liwet dan jajanan.

Suasana di hutan Pinus ini sejuk dan adem membuat pikiran menjadi rileks hingga membuat lupa sejenak permasalahan yang dihadapi. wisata Alam Darmacaang Hill biasa ramai oleh pengunjung di akhir pekan, baik yang kemping atau piknik keluarga.

Bagi wisatawan yang ingin kemping tapi tak punya tenda tidak perlu khawatir. Di lokasi ada tempat penyewaan tenda dengan harga terjangkau. Wisatawan hanya cukup datang dan menikmati, tak perlu repot untuk memasang tenda karena sudah disiapkan. Paket penyewaan tenda berkisar Rp 95 ribu sampai Rp 150 ribu.

10. Cikobis

Nah kalau yang satu ini bukan tempat wisata Ciamis, tapi bus. Cikobis merupakan bus wisata Ciamis Kopi Bis (Cikobis) yang akan mengantar wisatawan keliling sambil menikmati kopi ke destinasi wisata dan perkotaan Ciamis.

Tiket Cikobis yang berkapasitas 20 orang ini hanya Rp 50 ribu saja. Fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan seperti Bus wisata ber AC, 1 gelas kopi panas atau dingin sesuai selera dari Makkikan Coffee serta Snack cemilan khas Ciamis.

Untuk rutenya, start dari Turis Informasi Center Ciamis-Handapherang-Jalan Lingkar Selatan-Taman Makam Pahlawan-Taman Lokasana dan kembali ke TIC. Dengan estimasi perjalanan sekitar 2 jam. Adapun beberapa trip pilihan lainnya dengan tiket menyesuaikan.

Cikobis ini tak jauh beda dengan bus pada umumnya. Namun interiornya diubah menjadi seperti kafe, yang mana jok nya saling berhadapan dengan meja di tengahnya dengan kapasitas 20 orang. (detik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *