DAERAH

WNA Inggris Meninggal di Ruang Detensi, Imigrasi Depok Tegaskan Penanganan Transparan

135
×

WNA Inggris Meninggal di Ruang Detensi, Imigrasi Depok Tegaskan Penanganan Transparan

Sebarkan artikel ini
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok. (Foto: Ist)

INDONESIAUPDATE.ID – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok menegaskan bahwa penanganan kasus meninggalnya seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial DJR (53) di ruang detensi telah dilakukan secara terbuka, profesional, serta mengikuti prosedur yang berlaku.

Sebelumnya, DJR diamankan pada 20 April 2026 lantaran diduga melanggar ketentuan izin tinggal. Setelah itu, yang bersangkutan menjalani pemeriksaan keimigrasian di ruang detensi Kantor Imigrasi Depok.

Namun, pada Selasa (21/4/2026), petugas mendapati DJR dalam kondisi tidak sadarkan diri di kamar mandi ruang detensi. Kejadian tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah penanganan cepat.

Kepala Kantor Imigrasi Depok, Irvan Triansyah, menyampaikan pihaknya berkomitmen menangani peristiwa ini secara akuntabel serta menjalin koordinasi lintas instansi.

“Kami memastikan penanganan dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan kepolisian, perwakilan Pemerintah Inggris, serta pihak keluarga yang berada di Indonesia,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026).

Irvan menjelaskan, peristiwa bermula ketika petugas menerima laporan adanya kondisi yang mengkhawatirkan di area kamar mandi ruang detensi pada pukul 15.45 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera melakukan pengecekan.

Selanjutnya, pihak Imigrasi berkoordinasi dengan kepolisian dan tenaga medis untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan awal oleh pihak berwenang, DJR dinyatakan telah meninggal dunia.

Imigrasi Depok juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya DJR dan memastikan seluruh proses penanganan kasus berjalan sesuai ketentuan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini,” tutup Irvan.

Berita Terkait  Bentuk Dukacita atas Tragedi Kanjuruhan, Wabup Luwu Utara Pasang Pita Hitam di Lengan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *