NASIONAL

Konflik Global Bayangi Haji 2026, HNW Ajak Dunia Prioritaskan Perdamaian

246
×

Konflik Global Bayangi Haji 2026, HNW Ajak Dunia Prioritaskan Perdamaian

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (kiri). (Foto: Humas MPR RI)

INDONESIAUPDATE.ID – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid mendorong penguatan diplomasi internasional guna menekan eskalasi konflik global menjelang penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Amody, bersama sejumlah pimpinan lembaga negara, fraksi DPR, serta tokoh organisasi Islam dan pesantren pada Rabu (15/4/2026).

“Saya kembali menyampaikan pendapat yang pernah saya sampaikan saat rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Haji dan Umrah, serta harapan dan dukungan kepada Duta Besar Saudi Arabia agar penyelenggaraan ibadah haji dapat menjadi momentum menghentikan perang dengan segala dampak negatifnya, serta menghadirkan perdamaian, selain di kawasan Haramain (Mekah dan Madinah/Arab Saudi),” ucap dia, dikutip dari situs resmi MPR RI, Jumat (17/4/2026).

Menurut Hidayat, momentum ibadah haji yang mempertemukan jutaan umat Islam dari berbagai negara dapat dimanfaatkan sebagai sarana diplomasi damai di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

HNW, sapaan akrabnya, menyebut stabilitas kawasan menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran penyelenggaraan haji, mengingat mobilitas jemaah lintas negara yang sangat besar.

Ia juga menyoroti konflik yang melibatkan sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas global, termasuk aktivitas perjalanan internasional.

Selain itu, HNW menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap hukum internasional, khususnya terkait larangan serangan terhadap fasilitas sipil dan infrastruktur nonmiliter.

“Sudah lama saya menolak serangan militer ke sasaran nonmiliter, fasilitas umum seperti sekolah atau rumah sakit di Iran, maupun serangan terhadap fasilitas vital di Saudi Arabia seperti Aramco,” tutur dia.

Di sisi lain, legislator Dapil Jakarta II itu menyambut positif berbagai inisiatif perdamaian yang mulai diupayakan sejumlah negara, termasuk Pakistan.

Berita Terkait  Kemenag Bima Mulai Bina Jemaah Haji 2025

Namun, ia bilang upaya tersebut perlu diperkuat melalui pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia memiliki kepentingan strategis terhadap stabilitas global. Tercatat, jumlah jemaah haji Indonesia mencapai sekitar 221 ribu orang setiap tahunnya.

Karena itu, HNW menuturkan, diplomasi haji dapat menjadi bagian dari strategi kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi dalam memastikan keamanan dan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya juga telah menyampaikan komitmennya untuk menjamin keamanan pelaksanaan ibadah haji, di tengah dinamika geopolitik global yang masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *