Pejabat Pemkot Depok Terkonfirmasi Covid-19, Begini Kondisinya

  • Bagikan
Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: shutterstock)

INDONESIAUPDATE.ID – Kasus Covid-19 di Kota Depok semakin banyak dan masih di posisi zona merah.

Sampai -sampai pejabat Pemerintah Kota Depok terjangkit virus tersebut.

Dia adalah Asisten Administrasi Pemerintah Kota Depok, Yayan Ariyanto.

Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Benar beliau sedang sakit dan menjalani perawatan. Mohon doanya agar segera pulih kembali,” kata Jubir Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Sabtu (9/1/2021).

Belum diketahui darimana Yayan terpapar.

Namun sudah dilakukan tracing terhadap orang yang kontak erat dan juga keluarga.

“Ini sedang dilakukan tracing kurang lebih tiga hari lalu,” tegasnya.

Dadang menuturkan, kantor tempat Yayan bekerja pun sudah ditutup sementara. Kemudian dilakukan disinfektan di kantor tersebut.

Sedangkan pegawai yang kontak erat dengan Yayan sudah melakukan isolasi mandiri.

“Pegawai yang kontak erat menjalani work from home (WFH) sampai ada hasil swab,” ungkapnya.

Untuk pelayanan sendiri sudah bisa berjalan normal pekan depan. Karena kasus ini terjadi sudah beberapa hari lalu. “Jadi SOP kita untuk bagian administrasi sudah WFH selama tiga hari untuk disinfektan,”

Sementara itu, dari laman resmi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Provinsi Jawa Barat (Jabar), update terakhir hingga Sabtu 9 Januari 2021 pukul 7.00 WIB, akumulasi kasus Covid-19 sebanyak 94.371 kasus, dengan pertambahan sebanyak 1.824 kasus dari hari sebelumnya.

Sementara pasien terpapar Covid-19 yang tengah menjalani isolasi atau perawatan sebanyak 13.523 orang, bertambah sebanyak 906 orang.

Adapun pasien yang telah selesai isolasi dan dinyatakan sembuh sebanyak 79.643 orang, bertambah sebanyak 914 orang.

Hingga Jumat 8 Januari 2021 pukul 7.00 WIB, akumulasi pasien terpapar Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 1.205 bertambah empat orang.

Berita Terkait  Maksa Mudik, Siap Siap Ada Sanksinya

Total sebanyak 190.833 orang kontak erat, 16.249 di antaranya masih menjalankan karantina.

Bila dilihat dari persebarannya, kini Kota Depok menjadi wilayah dengan kasus tertinggi di Provinsi Jawa Barat dengan kasus positif aktif Covid-19 mencapai 2.789 orang, disusul Kota Bekasi 2.173 orang, dan Kabupaten/Kota yang belum teridentifikasi sebanyak 1.824 orang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *