Prajurit Gugur Dalam Serangan KKB Papua, Jenderal Kopassus Bergerak ke Intan Jaya

  • Bagikan
Ilustrasi/Pixabay

INDONESIAUPDATE.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah. Mereka memberondongkan tembakan di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Seorang prajurit TNI gugur dalam serangan pada Senin (15/2/2021) pagi tersebut.

Prada Ginanjar, anggota Batalyon Infanteri 400/Banteng Raiders, mengembuskan napas terakhir setelah kelompok separatis menghujani Pos Komando Taktis (Poskotis) di Kampung Mamba, Sugapa dengan tembakan.
 
Prada Ginanjar luka tembak di pinggang, tembus hingga ke perutnya. Saat ini jenazah prajurit di bawah Kodam IV Diponegoro itu sudah dievakuasi ke Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua.

Setelah kejadian ini Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono mendatangi Sugapa. Informasi yang dilansir iNews.id, Jenderal Kopassus tersebut terbang ke Sugapa dengan helikopter.

Pangdam didampingi Dandrem 173 PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan dan Kapen Kogabwilhan III Kol CZI I Nyoman Suriastawa. Mereka akan mengecek lokasi penembakan sekaligus mengetahui lebih detail insiden tersebut.

Yogo menjabat sebagai Pangdam Cenderawasih berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/911/XI/2020 tanggal 18 November 2020.

Lulusan Akademi Militer 1988 ini menggantikan Mayjen TNI (almarhum) Herman Asaribab yang saat itu dipercaya Panglima TNI menjabat Wakil KSAD.

Yogo besar di Korps Baret Merah. Lulus dari Lembah Tidar, dia meretas karier sebagai Danunit, Danden, hingga Pasi Grup 1/Parako Kopassus (1988-1998).

Setelah itu menjadi Danyon 13 Grup 1 Kopassus dan Waasops Danjen Kopassus (2008).

Yogo juga pernah bertugas di Bumi Cenderawasih dengan menjabat Komandan Korem 171/Praja Vira Tama (2016-2019) di Papua Barat. (inews)

Berita Terkait  Mensos Juliari Batubara Menyerahkan Diri ke KPK, Usai Ditetapkan Tersangka
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *