Laga Pembuka Euro, Italia Kalahkan Turki 3-0

  • Bagikan
Foto: Twitter.com/SPORF

INDONESIAUPDATE.ID Sebuah momen yang akan tercatat dalam sejarah Euro tercipta dalam kemenangan 3-0 timnas Italia atas timnas Turki.

Timnas Turki dan timnas Italia berhadapan pada matchday pertama Grup A EURO 2020 di Stadion Olimpico, Jumat (11/6/2021) waktu setempat atau Sabtu pukul 02.00 WIB.

Pertandingan yang merupakan laga pembuka Piala Eropa itu berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan timnas Italia.

Dilansir BolaSport.com dari Whoscored, sepanjang laga timnas Italia memperoleh 63,4 persen penguasaan bola dan timnas Turki mendapat 36,6 persen sisanya.

Peluang timnas Italia pada pertandingan itu berjumlah 24 dengan delapan tembakan yang tepat sasaran.

Sementara itu, pada periode yang sama, timnas Turki hanya melepaskan tiga percobaan tanpa ada yang menemui sasaran.

Jalannya pertandingan

Bermain di negara sendiri plus dukungan dari ribuan pendukung yang menyaksikan langsung di Stadion Olimpico benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh timnas Italia.

Hal tersebut ditambah permainan timnas Italia yang mengombinasikan umpan-umpan pendek dengan passing jauh berhasil membuat pertahanan timnas Turki goyah dalam beberapa kesempatan, dan Gli Azzurri memanfaatkan itu untuk melepaskan percobaan.

Peluang pada menit ke-3 contohnya. Berawal dari serangan yang dibangun dari sisi kanan penyerangan, penyerang sayap timnas Italia, Domenico Berardi, sukses mendapat ruang terbuka dan lalu mengirimkan umpan silang mendatar ke dalam kotak penalti.

Umpan dari Domenico Berardi itu kemudian disambut oleh striker timnas Italia, Ciro Immobile, menggunakan sepakan kaki kanan dari jarak dekat.

Akan tetapi, peluang tersebut masih belum membuahkan hasil untuk pasukan Roberto Mancini lantaran tendangan Ciro Immobile masih melebar di sisi kiri gawang timnas Turki yang dikawal Ugurcan Cakir.

Menit ke-18, timnas Italia kembali membuat percobaan.

Berita Terkait  Resmi! Mola TV Pegang Hak Siar Eksklusif Gelaran Euro 2020

Kerja sama satu-dua antara dua penyerang timnas Italia, Lorenzo Insigne dan Domenico Berardi, berhasil membuat sebuah ruang kosong di dalam kotak penalti timnas Turki.

Lorenzo Insigne yang melihat peluang itu langsung mengejar bola dan lalu menyepaknya menggunakan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Sepakan Lorenzo Insigne melaju kencang ke arah tiang jauh, namun itu juga belum membuahkan hasil karena tembakanya melebar di sisi kiri gawang Cakir.

Gol untuk timnas Italia hampir saja tercipta saat laga memasuki menit ke-22.

Umpan lambung Lorenzo Insigne yang dikirim dari tendangan sudut sebelah kanan penyerangan berhasil menemui bek Gli Azzurri, Girogio Chiellini.

Tandukan Giorgio Chiellini melaju kencang ke sisi kiri atas gawang timnas Turki, namun jari-jemari Cakir menggagalkan upaya kapten timnas Italia itu.

WHAT. A. SAVE!

???????? Uğurcan Çakır ????#TUR #EURO2020 pic.twitter.com/w1s70BtFCf

— UEFA EURO 2020 (@EURO2020) June 11, 2021

Tidak ada tim yang mampu mencetak gol sampai wasit Danny Makkelie menyudahi jalannya paruh pertama.

Alhasil, skor kacamata alias 0-0 bertahan hingga kedua kubu masuk ke ruang ganti untuk turun minum.

Kebuntuan akhirnya pecah saat babak kedua baru berjalan selama delapan menit.

Aksi Berardi yang menggocek-gocek di sisi kiri kotak penalti timnas Turki berhasil membuatnya mendapat ruang untuk melepaskan umpan kepada rekannya yang menunggu di muka gawang.

Tanpa pikir panjang, Berardi pun langsung melepaskan umpan yang sedikit melayang menggunakan kaki kanannya.

Bek timnas Turki, Merih Demiral, yang berada di muka gawang berusaha memblok laju bola menggunakan badannya.

Usaha Merih Demiral itu justru membuat bola berbelok ke arah gawangnya sendiri dan Cakir tidak sempat menghentikannya. Italia satu, Turki nol.

Berita Terkait  Cegah Duplikasi Bansos, Pradi Bakal Kembangkan Aplikasi Berbasis Big Data

Selain membuat timnas Italia unggul, gol bunuh diri ini juga menjadi sebuah momen bersejarah di sepanjang gelaran EURO.

Dilansir BolaSport.com dari Opta, ini adalah kali pertama dalam sejarah Piala Eropa bahwa gol pertama dalam turnamen tercipta lewat gol bunuh diri.

1 – This is the first time in European Championship history that the first goal of the tournament has been an own goal. Unfortunate. #EURO2020 #TURITA pic.twitter.com/iMMPQQnXVB

— OptaJoe (@OptaJoe) June 11, 2021

Menit ke-66, Italia sukses menggandakan keunggulan.

Sepakan voli kaki kanan Leonardo Spinazzola yang dibuat dari kotak penalti berhasil ditepis oleh Cakir dan menghasilkan bola rebound.

Bola mentahan itu kemudian dihajar Immobile menggunakan sepakan kaki kanan dari jarak dekat.

Tembakan Immobile mengarah ke sisi kiri gawang dan Cakir yang belum beranjak dari posisi sebelumnya tidak bisa berbuat banyak saat bola merobek jalanya untuk kedua kali pada pertandingan ini.

Insigne membawa timnas Italia semakin menjauh dari kejaran timnas Turki dengan mencetak gol ketiga Gli Azzurri pada menit ke-79.

Umpan pendek yang dikirim Immobile dari depan kotak penalti berhasil menemui Insigne yang berlari di sisi kiri penyerangan.

Setelah menguasai bola, Insigne langsung melepaskan tembakan melengkung menggunakan kaki kanan sisi kanan kotak penalti timnas Turki.

Bola sepakan Insigne mengarah ke tiang jauh, dan lagi-lagi Cakir terpaksa memungut bola dari dalam gawangnya setelah tidak mampu berbuat apa-apa untuk menggagalkan upaya striker yang di level klub memperkuat Napoli itu.

Tidak ada gol tambahan hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Hal ini membuat timnas Italia keluar sebagai pemenang dalam laga pertama EURO 2020.

Berita Terkait  Kawasan Borobudur Dipercantik, Desainnya Langsung Dari Jokowi

Turki 0-3 Italia (Merih Demiral 53′-GBD, Ciro Immobile 66′, Lorenzo Insigne 79′)

Berikut ini susunan pemain timnas Turki dan timnas Italia

Turki (4-1-4-1): 23-Ugurcan Cakir; 2-Mehmet Zeki Celik, 4-Caglar Soyuncu, 3-Merih Demiral, 13-Umut Meras; 5-Okay Yokuslu (21-Irfan Kahveci 65′); 9-Kenan Karaman (26-Halil Dervisoglu 76′), 6-Ozan Tufan (22-Kaan Ayhan 64′), 10-Hakan Calhanoglu, 11-Yusuf Yazici (7-Cengiz Under 46′); 17-Burak Yilmas

Pelatih: Senol Gunes

Italia (4-3-3): 21-Gianluigi Donnarumma; 24-Alessandro Florenzi (2-Giovani Di Lorenzo 46′), 3-Giorgio Chielini, 19-Leonaro Bonucci, 4-Leonardo Spinazzola; 5-Manuel Locatelli (16-Bryan Cristante 73′), 8-Jorginho, 18-Nicolo Barella; 11-Domenico Berardi (20-Federico Bernardeschi 85′), 17-Ciro Immobile (9-Andrea Belloti 81′), 10-Lorenzo Insigne (14-Federico Chiesa 81′)

Pelatih: Roberto Mancini (bola)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *