HEADLINESNASIONAL

Indonesia Segera Dapat Tambahan Vaksin Pfizer Sebanyak 1.236.000 Dosis

786
×

Indonesia Segera Dapat Tambahan Vaksin Pfizer Sebanyak 1.236.000 Dosis

Sebarkan artikel ini
Dok. Infopublik.id

INDONESIAUPDATE.ID – Indonesia segera mendapatkan tambahan pasokan vaksin Pfizer sebanyak 1.236.000 dosis. Vaksin ini merupakan donasi dari kerja sama yang dibangun antara negara Italia beserta dengan COVID-19 Vaccines Global Access (COVAX) Facility.

Rencananya, jadwal kedatangan vaksin yang masuk dalam tahap ke 187 ini, sampai di tanah air sekitar pukul 14.40 WIB melalui Terminal Kargo, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten pada Sabtu (1/1/2022) . Menggunakan maskapai Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR954.

Vaksin kali ini, didapatkan melalui skema kerja sama bilateral yang melibatkan antara pemerintah Indonesia, pemerintah Italia, dan organisasi internasional dunia yang menaungi program bersama COVAX Facility. Beberapa unsur tersebut, melakukan kerja sama untuk berupaya mengendalikan wabah global COVID-19.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada 14 Juli 2021, telah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk jenis vaksin ini. Hal tersebut didasari oleh, data uji klinik fase 3, efikasi vaksin Pfizer pada usia 16 tahun ke atas menunjukan keberhasilan sebanyak 95,5 persen dan pada remaja usia 12-15 tahun sebesar 100 persen. Data imunogenisitas menunjukkan pemberian 2 dosis vaksin itu dalam selang 3 minggu menghasilkan respons imun yang baik.

Kedatangan masif vaksin dari berbagai merek ini, merupakan upaya pemerintah dalam melindungi segenap masyarakat dari wabah global COVID-19. Mengingat, saat ini pemerintah telah berhasil menurunkan secara signifikan kasus positif COVID-19 dalam beberapa waktu belakangan.

Saat ini, fokus pemerintah tengah melakukan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun. Karena, masyarakat dengan kriteria golongan tersebut baru boleh divaksin setelah instansi terkait melakukan serangkaian uji coba.

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo mengatakan, vaksinasi massal bagi anak berusia 6-11 tahun tersebut merupakan upaya dalam melindungi anak dari ancaman wabah global COVID-19. Sehingga, tatap muka dalam kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilakukan dalam beberapa waktu mendatang.

Berita Terkait  Menteri PANRB Sebut Transformasi Penataan JF Kini Akomodasi Aspirasi Pejabat Fungsional

Hal ini perlu dilakukan, mengingat wabah global COVID-19 telah bermutasi menjadi berbagai varian. Dilakukannya vaksinasi, tentunya akan melindungi dari ancaman penyakit yang disebabkan oleh virus berbahaya tersebut.

Rencananya, pemerintah akan memberikan vaksinasi COVID-19 sebanyak 26,5 juta anak yang berada di pelosok tanah air.

“Ada kurang lebih sejumlah itu, anak-anak yang harus kita vaksin. Dan khusus di Jakarta ada 1,2 juta anak yang harus divaksin,” katanya. (infopublik.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

senang303
sukses303
horus303
sboku99
spesial4d
amarta99
joinbet99