NASIONALHEADLINES

Tim Riset Mahasiswa Program Doktoral FKM UI Gelar Pelatihan Depresi Postpartum

2131
×

Tim Riset Mahasiswa Program Doktoral FKM UI Gelar Pelatihan Depresi Postpartum

Sebarkan artikel ini

INDONESIAUPDATE.ID – Kamis, tanggal 14 Desember 2023 telah dilaksanakan edukasi bidan untuk mencegah depresi postpartum yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang tantangan emosional yang dihadapi oleh ibu-ibu setelah melahirkan. Acara ini dihadiri oleh bidan dari puskesmas se-Kota Tangerang Selatan.

Pelatihan kegiatan tersebut dipandu oleh tiga narasumber yaitu Aisyah Maulina, SKM, M.Si yang juga merupakan ketua bidang kesehatan jiwa dan NAPZA Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), beserta RR. Arum Ariasih, SKM, MKM mahasiswa program doktoral FKM UI. Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta ( UMJ) juga ikut memfasilitasi kegiatan aktivitas ini yaitu Dr. Nurfadhilah, SKM, MKM.

Dalam kegiatan tersebut mereka membagikan pengetahuan tentang bagaimana mengidentifikasi, mengelola, dan mendukung ibu-ibu yang mengalami tantangan emosional pasca melahirkan seperti narasumber Aisyah Maulina memberikan wawasan tentang faktor-faktor psikologis yang dapat berkontribusi pada depresi postpartum. Selain itu juga membahas strategi koping dan memberikan pandangan yang mendalam tentang bagaimana mendukung kesehatan mental ibu-ibu dalam perjalanan maternitas mereka.

Dilanjutkan narasumber kedua Arum Ariasih berbagi pengetahuannya tentang pentingnya dukungan sosial dan hubungan emosional dalam mengatasi depresi postpartum. Arum memberikan saran praktis tentang bagaimana keluarga dan teman-teman dapat berperan sebagai pendukung yang efektif.

Sedangkan materi ketiga Nurfadhilah memperjelaskan Strategi komunikasi yang efektif, melibatkan penggunaan bahasa yang sederhana dan memberi analogi atau teknik bercerita. Pentingnya komunikasi antara pasangan juga menjadi fokus. Program-program edukasi melibatkan pasangan dengan mendiskusikan perubahan emosional dan fisik yang mungkin dialami oleh ibu pasca melahirkan. Pelibatan aktif pasangan dalam proses komunikasi ini membantu menciptakan lingkungan dukungan dan pemahaman yang diperlukan.

Kemudian acara ini diakhiri dengan bermain peran yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami peran dan membangun empati untuk meningkatkan kepekaan atas potensi depresi pasca melahirkan.

Berita Terkait  Ayah Messi Konfirmasi Anaknya Gabung PSG

Peserta menyampaikan apresiasi mereka atas informasi yang berharga yang diterima selama pelatihan serta berkomitmen untuk melaksanakan tindak lanjut dalam praktik, terutama pada kelas ibu hamil di puskesmas, posyandu, atau tempat paktik mandiri.

Melalui pendekatan ini, diharapkan bahwa lebih banyak ibu akan merasa terdorong untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan, membangun komunitas yang lebih kuat, dan secara efektif mengurangi insiden depresi post partum di masyarakat kita.

Melalui kerjasama dan upaya bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental ibu dan menyongsong masa depan yang lebih baik untuk generasi yang akan datang, ujar Nurfadhilah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

senang303
sukses303
horus303
sboku99
spesial4d
amarta99
joinbet99