Optimalisasi PMP, Pemprov Jateng-BPIP Perkuat Sinergi

  • Bagikan

INDONESIAUPDATE.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam wawancara di kanal Youtube Rumah Kebudayaan Nusantara (RKN) menjelaskan terkait pentingnya Pendidikan Moral Pancasila (PMP).

Ganjar menuturkan dalam konteksnya PMP harus disesuaikan dengan pendekatan generasi saat ini.

“Konteks PMP yang baik pendekatan harus disesuaikan dengan generasi sekarang,” ujar Ganjar dalam wawancara RKN (19/4/2021).

Ganjar menambahkan sudah ada ada komunikasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terkait metode pendekatan PMP.

“Sudah ada komunikasi dengam BPIP terkait hal ini dolanan anak bisa menjadi metode yang diajarkan kepada anak-anak sisanya adalah contoh,” jelas Ganjar.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam prosesnya tidak cukup hanya orang tua saja yang berperan, tetapi semua lini.

“Cara menyampaikan seliruh lini harus di isi tidak cukup orang tua tapi generasi muda harus diajak,” pungkasnya.

Nilai-nilai universal harus diberikan seperti ketuhanan, persatuan, kemanusian, tidak boleh otoriter dan adil. Selain itu dibutuhkan tim yang tepat dalam menentukan metodologi dalam setiap tingkat pendidikan.

“Dibutuhkan tim disetiap tingkatan pendidikan untuk menentukan metodologi yang benar,” tambahnya.

Terkait dengan UU Sisdiknas memang perlu adanya perbaikan terkait dengan pendidikan Pancasila.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Antonius Benny Susetyo juga menanggapi bahwa berdasarkan hasil riset generasi muda rindu dan mau PMP dikembalikan menjadi kurikulum.

“Permintaan anak muda ini jika tidak direspon mengkhinati cita cita berbangsa dan bernegara. PMP harus masuk ke dalam kurikulum tingkat paud dan perguruan tinggi,” Jelas Benny. (*)

Berita Terkait  Menko PMK: Bed Banyak Kosong, Tanda Covid-19 Masih Terkendali
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *